News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Kunjungan Gubernur Lampung ke Way Kambas: Komitmen Nyata Menangani Konflik Gajah-Manusia
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, baru saja melakukan kunjungan kerja yang signifikan ke Pusat Latihan Gajah (PLG) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari agenda “Dialog Gerakan Bersatu dengan Alam” yang bertujuan untuk meninjau langsung kondisi gajah sumatera serta berinteraksi dengan para pawang (mahout) yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan konflik. Kehadiran orang nomor satu di Lampung ini menegaskan bahwa kebijakan konservasi tidak boleh hanya disusun di balik meja, melainkan harus berangkat dari realitas kondisi lapangan dan aspirasi masyarakat desa penyangga.


Dalam dialognya, Gubernur menegaskan bahwa konflik antara gajah dan manusia tidak bisa lagi ditangani dengan pendekatan sementara yang bersifat jangka pendek. Pemerintah Provinsi Lampung kini tengah menyiapkan langkah revolusioner berupa pembangunan batas kawasan permanen yang berbasis pada kajian teknis mendalam dan masukan langsung dari warga sekitar. Upaya ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang memberikan rasa aman bagi petani di desa penyangga sekaligus menjamin ruang gerak bagi gajah sumatera di habitat aslinya.
Pentingnya penanganan masalah di Way Kambas kini telah naik ke level internasional dan nasional. Proyek ini dipersiapkan sebagai model percontohan nasional dalam penanganan konflik satwa liar dan bahkan telah menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Menariknya, isu konservasi di TNWK ini juga sempat dibahas oleh Presiden RI dalam kunjungan kerjanya ke Inggris saat bertemu dengan Raja Charles III, menunjukkan betapa strategisnya posisi Way Kambas dalam agenda konservasi global.
Selain pembangunan fisik batas kawasan, pemerintah juga berkomitmen memperkuat sistem pengamanan dengan melibatkan masyarakat secara lebih manusiawi. Rencana pembentukan Satgas Desa serta kemitraan konservasi dengan dukungan TNI menjadi bagian dari strategi integratif untuk memperkuat perlindungan kawasan. Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat lokal, masa depan Way Kambas diharapkan dapat menjadi contoh harmonisasi antara kelestarian alam dan kesejahteraan hidup manusia.
Latest News
-
12 Feb 2026Taman Nasional Way Kambas Ditutup Sementara: Fokus pada Penanganan Konflik Gajah Liar -
29 Jan 2026Kolaborasi Strategis BTNWK dan WCS: Menjaga Keanekaragaman Hayati Way Kambas Sejak 1997 -
28 Jan 2026Mengenal Harapan: Badak Sumatera Terakhir yang Pulang dari Benua Amerika -
27 Jan 2026Desa Taman Fajar: Ruang Kolaborasi Lintas Aktor untuk Konservasi dan Pembangunan Berkelanjutan -
25 Jan 2026Kunjungan Gubernur Lampung ke Way Kambas: Komitmen Nyata Menangani Konflik Gajah-Manusia