News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Taman Nasional Way Kambas Ditutup Sementara: Fokus pada Penanganan Konflik Gajah Liar
Kabar penting bagi para pecinta alam dan sobat konservasi. Melalui pengumuman resmi dengan nomor SE.105/T.11/TU/HMS.01.08/B/01/2026, Balai Taman Nasional Way Kambas (BTNWK) memutuskan untuk menutup sementara seluruh kegiatan wisata alam di kawasan tersebut. Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan yang kuat, melainkan sebagai bentuk dedikasi terhadap kelestarian ekosistem dan keselamatan bersama.
Fokus utama dari penutupan ini adalah untuk menangani konflik gajah liar yang belakangan ini membutuhkan perhatian penuh. Pihak pengelola mengakui adanya keterbatasan sumber daya manusia (SDM), sehingga konsentrasi petugas saat ini dialihkan sepenuhnya dari pelayanan wisata ke upaya penanggulangan konflik di lapangan. Langkah ini diambil demi mendengarkan aspirasi masyarakat sekitar serta memastikan bahwa penanganan gangguan gajah liar dapat berjalan lebih maksimal dan efektif.
Selain fokus pada mitigasi konflik, prioritas utama dari kebijakan ini adalah faktor keselamatan. Dengan menghentikan aktivitas wisata untuk sejenak, risiko interaksi negatif antara manusia (baik petugas maupun pengunjung) dengan satwa liar dapat diminimalisir. Ini adalah masa “jeda” yang diperlukan agar Way Kambas tetap menjadi rumah yang aman, utuh, dan lestari bagi para “raksasa lembut” dan satwa dilindungi lainnya yang menghuni kawasan tersebut.
Pihak BTNWK menekankan bahwa ini bukanlah sebuah perpisahan, melainkan langkah mundur sejenak untuk melompat lebih jauh dalam misi konservasi. Masyarakat dan calon wisatawan diharapkan dapat memahami situasi ini sebagai bentuk tanggung jawab kolektif dalam menjaga alam. Bagi Anda yang membutuhkan informasi lebih lanjut, pihak taman nasional menyediakan layanan call centre serta informasi melalui kanal media sosial resmi mereka.