News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Mengenal Sepah Hutan: Si Burung Merah Menawan dari Dataran Rendah Way Kambas
Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kembali membagikan pesona kekayaan hayatinya melalui rubrik mingguan #KaBur atau Kamis Burung. Kali ini, perhatian tertuju pada sosok burung berwarna merah menyala yang kerap menghiasi dahan-dahan pohon di kawasan hutan. Burung tersebut adalah Sepah Hutan, atau yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Scarlet Minivet (Pericrocotus flammeus).
Sepah Hutan merupakan salah satu anggota dari keluarga Campephagidae yang memiliki daya tarik visual yang sangat kuat. Keberadaannya di alam liar, terutama di kawasan Taman Nasional Way Kambas, sering kali menjadi incaran para pengamat burung karena warna merahnya yang kontras dengan hijaunya dedaunan. Burung ini umumnya dapat dijumpai pada habitat hutan dataran rendah, tempat mereka beraktivitas mencari makan di antara tajuk pohon.
Sebagai bagian dari ekosistem hutan, Sepah Hutan memiliki peran penting sebagai pengendali hama alami. Burung ini merupakan jenis pemakan serangga atau insektivora. Berbagai jenis serangga kecil menjadi menu utamanya, mulai dari jangkrik, laba-laba, ulat, semut, hingga kumbang. Aktivitas mereka dalam mencari makan tidak hanya menjaga keseimbangan populasi serangga, tetapi juga menunjukkan kesehatan lingkungan hutan di kawasan tersebut.
Melalui unggahan ini, pihak pengelola Taman Nasional Way Kambas mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan peduli terhadap keberadaan satwa-satwa yang ada di lingkungan kita. Dengan memahami peran dan keindahan satwa seperti Sepah Hutan, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian hutan dataran rendah sebagai rumah bagi berbagai biodiversitas semakin meningkat. Apakah sobat sudah pernah bertemu langsung dengan si burung merah ini di alam liar?
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia