News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Kolaborasi Pendidikan dan Konservasi: Mahasiswa UNILA Terjun Langsung Bersama KTH Rahayu Jaya

Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kembali menunjukkan perannya sebagai laboratorium alam yang inspiratif bagi generasi muda. Pada Sabtu, 7 Agustus 2021, sebanyak tujuh mahasiswa dari Universitas Lampung (UNILA) mendapatkan kesempatan berharga untuk melihat lebih dekat bagaimana sinergi antara pelestarian hutan dan kemandirian ekonomi masyarakat lokal dapat berjalan beriringan di lapangan.

Para mahasiswa ini sedang melaksanakan program Praktek Umum (PU) di wilayah TNWK. Dalam agenda kali ini, mereka berinteraksi langsung dengan warga dusun Margahayu, desa Labuhan Ratu VII, yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Rahayu Jaya. KTH ini merupakan salah satu kelompok masyarakat binaan yang aktif melakukan aktivitas berkelanjutan di daerah penyangga taman nasional.

Interaksi semacam ini sangat krusial bagi para mahasiswa untuk memahami dinamika sosial di sekitar kawasan konservasi. Mereka tidak hanya belajar tentang teori kehutanan di kelas, tetapi menyaksikan langsung bagaimana kelompok tani hutan seperti Rahayu Jaya berupaya menjaga ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya melalui pengelolaan sumber daya alam yang bijak. Pengalaman lapangan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mereka dalam merumuskan solusi konservasi yang inklusif di masa depan.

Balai Taman Nasional Way Kambas terus mendukung program-program edukasi yang melibatkan akademisi agar tercipta kader-kader konservasionis yang peka terhadap kondisi lapangan. Semangat kolaborasi antara pihak pengelola, mahasiswa, dan masyarakat seperti KTH Rahayu Jaya ini merupakan pondasi penting dalam menjaga kelestarian TNWK secara jangka panjang.