News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Meningkatkan Profesionalisme Rimbawan: Pelaksanaan Uji Kompetensi Inpassing Jabatan Fungsional di Lampung

Upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kehutanan terus menjadi prioritas utama. Pada tanggal 8 November 2018, Dinas Kehutanan Provinsi Lampung menyelenggarakan agenda penting berupa pembukaan Uji Kompetensi dalam rangka pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke dalam Jabatan Fungsional melalui jalur inpassing periode ke-3. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah binaan langsung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai langkah strategis dalam menata karier dan profesionalisme para rimbawan.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Bapak Wiyogo Supriyanto, selaku Plt Sekretaris Dinas Kehutanan yang mewakili Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. Dengan mengusung tema besar “Maju Bersama Untuk Kelestarian Hutan dan Kesejahteraan Masyarakat”, uji kompetensi ini bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan sebuah komitmen untuk memastikan bahwa setiap personil yang menduduki jabatan fungsional memiliki standar keahlian yang mumpuni dalam menjaga ekosistem hutan kita.

Pelaksanaan ujian ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) KLHK yang ada di wilayah Lampung. Di antaranya tampak hadir Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas (BTNWK), Bapak Subakir, SH., MH., serta pimpinan dari BPDASHL-WSS dan Kepala SWP III. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap proses transformasi birokrasi yang lebih spesifik dan berbasis keahlian, yang diharapkan dapat berdampak langsung pada efektivitas pengelolaan kawasan konservasi di lapangan.

Melalui jalur inpassing ini, diharapkan para PNS yang terpilih dapat memberikan kontribusi yang lebih nyata dan terukur. Fokus pada jabatan fungsional memungkinkan para petugas untuk bekerja lebih fokus sesuai spesialisasi mereka, baik dalam hal pengamanan hutan, penyuluhan, maupun pengendalian ekosistem. Langkah ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan hutan di Lampung, agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat luas secara harmonis dan lestari.