News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Mempererat Tali Silaturahmi: Kegiatan Ngopi Bareng Balai TNWK dan Forum Rembug Desa Penyangga
Sinergi antara pengelola kawasan konservasi dengan masyarakat sekitar merupakan kunci utama dalam keberhasilan pelestarian alam. Menyadari pentingnya komunikasi yang harmonis, Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kembali menggelar kegiatan bertajuk “Ngopi Bareng” pada hari Selasa, 15 Desember 2020. Acara yang berlangsung santai namun sarat makna ini diselenggarakan di Rumah Joglo Desa Labuhan Ratu VI sebagai wadah diskusi antara pihak pengelola dan masyarakat desa penyangga.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai TNWK, Bapak Amri, SH. M. Hum., yang duduk bersama dengan para pimpinan lokal. Sebanyak 23 Kepala Desa penyangga kawasan Taman Nasional Way Kambas yang tergabung dalam Forum Rembug Desa Penyangga (FRDP) turut hadir dalam pertemuan tersebut. Melalui suasana keakraban sembari menikmati kopi, berbagai isu krusial mengenai hubungan antara kawasan hutan dan desa-desa di sekelilingnya dibahas secara terbuka dan kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Balai TNWK terus mengingatkan masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan demi keselamatan bersama. Pesan-pesan penting seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak menjadi poin yang ditekankan di sela-sela diskusi pembangunan desa dan pelestarian hutan. Pertemuan ini diharapkan mampu menyelaraskan program-program Balai TNWK dengan kebutuhan masyarakat desa penyangga agar tercipta kemandirian ekonomi yang sejalan dengan upaya perlindungan hutan.
Melalui forum dialog seperti ini, diharapkan setiap kendala yang muncul di lapangan dapat segera dicari solusinya melalui mufakat. Keterlibatan aktif para Kepala Desa dalam menjaga kawasan TNWK adalah bentuk nyata bahwa pelestarian alam adalah tanggung jawab bersama. Mari kita terus dukung kolaborasi antara Balai TNWK dan FRDP ini demi mewujudkan harmoni kehidupan di Bumi Ruwa Jurai, di mana alam lestari dan masyarakatnya sejahtera.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia