News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Mengenal Lebih Dekat Anak Badak Rosa dan Andatu
Taman Nasional Way Kambas kembali membawa kabar yang menyejukkan hati bagi para pecinta satwa liar di seluruh Indonesia. Melalui tim di Suaka Rhino Sumatera (SRS), perkembangan terbaru dari anak badak sumatera betina hasil pasangan Rosa dan Andatu terus dipantau dengan sangat baik. Kehadiran anggota baru ini bukan sekadar menambah populasi, melainkan menjadi simbol harapan besar bagi kelestarian satwa langka yang kini statusnya sangat terancam punah di habitat aslinya.
Memasuki usianya yang ke-sembilan bulan pada tanggal 24 Desember 2022 lalu, anak badak ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan dan sehat. Berat badannya kini telah mencapai angka fantastis, yaitu 333 kg. Tidak hanya soal bobot, ciri fisik khas badak sumatera pun mulai terlihat jelas pada dirinya. Jika diperhatikan lebih dekat, dua cula kecil yang menjadi identitas spesies ini sudah mulai menyembul dan terlihat nyata di bagian kepalanya, menandakan bahwa ia tumbuh menjadi individu yang kuat dan tangguh.
Mengenai pola makannya, si kecil ini ternyata memiliki menu favorit yang sangat spesifik. Menurut para keeper (penjaga satwa) yang mendampinginya setiap hari, ia sangat gemar mengonsumsi daun ara lebar. Bahkan, ada gurauan dari para penjaga bahwa si anak badak ini belum merasa benar-benar kenyang jika belum menyantap daun ara lebar, layaknya masyarakat Indonesia yang merasa belum makan jika belum menyantap nasi. Kebiasaan makan yang lahap ini selalu ditutup dengan tidur yang sangat pulas, sebuah siklus hidup yang menandakan bahwa ia merasa aman dan nyaman di lingkungannya.
Hingga saat ini, proses penyapihan belum dilakukan karena ia masih terus didampingi oleh induknya, Rosa. Berdasarkan penjelasan dari dokter hewan di SRS Way Kambas, hubungan erat antara induk dan anak ini akan terus berlangsung hingga sang anak berusia sekitar 2 tahun. Kehadiran Rosa sangat krusial untuk mengajarkan insting bertahan hidup dan memberikan nutrisi terbaik bagi si kecil. Mari kita terus dukung dan doakan agar upaya konservasi di Taman Nasional Way Kambas ini terus membuahkan hasil positif demi masa depan badak sumatera yang lebih cerah.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia