News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Menumbuhkan Cinta Alam Sejak Dini: Program Sekolah Sahabat Rimba di SD Negeri 1 Rantai Jaya Ilir

Upaya pelestarian alam dan perlindungan satwa liar memerlukan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Menyadari hal tersebut, Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) bekerja sama dengan Aliansi Lestari Rimba Terpadu (ALeRT) menggelar kegiatan edukasi konservasi yang bertajuk “Sekolah Sahabat Rimba”. Kegiatan inspiratif ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Rantai Jaya Ilir dengan tujuan mengenalkan kekayaan alam Way Kambas kepada para siswa sejak usia dini.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SD Negeri 1 Rantai Jaya Ilir, Bapak Syaiful Bahri, M.Pd., yang memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya bagi siswa-siswi untuk mengenal lebih dekat Taman Nasional Way Kambas yang berada di wilayah mereka. Kehadiran perwakilan dari Resort Rantau Jaya SPTN II Bungur TNWK serta tim ALeRT menjadikan suasana belajar terasa berbeda, penuh semangat, dan interaktif.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa diberikan materi edukasi yang dikemas secara menarik. Salah satu fokus utamanya adalah pengenalan tentang Badak Sumatera, satwa langka yang menjadi kebanggaan TNWK. Totok Riyadi, seorang Ranger dari TNWK, turun langsung memberikan penjelasan mengenai karakteristik taman nasional dan mendidik siswa tentang pentingnya menjaga habitat Badak Sumatera. Tidak hanya teori, siswa juga diajak mengenal teknologi konservasi melalui simulasi penggunaan camera trap yang dipandu oleh Danang W. selaku Koordinator Lapangan ALeRT.

Kegiatan “Sekolah Sahabat Rimba” ini ditutup dengan berbagai kuis interaktif dan permainan yang menarik perhatian seluruh siswa. Melalui pendekatan yang menyenangkan ini, diharapkan bibit-bibit cinta lingkungan mulai tumbuh dalam diri para siswa, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di masa depan. Dengan mengenal lebih dekat kawasan TNWK, anak-anak ini diharapkan tidak hanya bangga, tetapi juga merasa memiliki tanggung jawab untuk melindunginya.