News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Meningkatkan Kemandirian Lokal: Penilaian Kelas Kelompok Tani Hutan (KTH) Binaan Balai TNWK
Keberhasilan konservasi di Taman Nasional Way Kambas tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang hidup berdampingan dengan kawasan hutan. Sebagai bentuk apresiasi dan evaluasi terhadap peran tersebut, Balai Taman Nasional Way Kambas (BTNWK) baru-baru ini menyelenggarakan pertemuan silaturahmi antar Kelompok Tani Hutan (KTH) dan pendamping. Acara ini menjadi wadah diskusi yang hangat untuk mempererat koordinasi serta memantau perkembangan kelompok-kelompok binaan yang menjadi mitra strategis taman nasional dalam menjaga kelestarian alam.

Agenda utama dalam pertemuan kali ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan juga pelaksanaan penilaian kelas kelompok bagi KTH yang telah resmi memiliki registrasi. Penilaian ini sangat penting sebagai tolok ukur untuk melihat sejauh mana perkembangan kelembagaan dan efektivitas kegiatan yang telah dilakukan oleh masyarakat. Dengan adanya pengkelasan ini, Balai TNWK dapat memetakan kebutuhan pendampingan yang lebih spesifik bagi masing-masing kelompok agar mereka dapat terus berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Proses penilaian ini dilakukan secara objektif dengan mengacu pada peraturan pemerintah yang berlaku, yakni Peraturan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nomor P.5/P2SDM/SET/KUM.1/7/2020. Terdapat tiga aspek utama yang menjadi kriteria penilaian dalam menentukan kualitas sebuah Kelompok Tani Hutan: Kelola Kelembagaan, Kelola Kawasan, dan Kelola Usaha. Ketiga pilar ini harus berjalan seimbang agar kelompok tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perlindungan hutan dan kesejahteraan ekonomi anggotanya.
Melalui pembinaan dan penilaian rutin seperti ini, diharapkan Kelompok Tani Hutan binaan Balai TNWK dapat naik kelas dan menjadi contoh bagi kelompok masyarakat lainnya. Transformasi dari pemanfaatan hutan yang tidak berkelanjutan menuju tata kelola KTH yang profesional adalah kunci harmoni antara manusia dan alam. Mari kita terus dukung inisiatif kelompok tani lokal kita, karena dari tangan merekalah kelestarian ekosistem Way Kambas di masa depan turut ditentukan.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia