News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Memperkuat Sinergi Konservasi: Monitoring Pelaksanaan Kerja Sama Balai TNWK dan YABI

Pada hari Senin, 1 Juli 2024, Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menyelenggarakan pertemuan penting guna memonitoring pelaksanaan kerja sama antara pihak Balai dengan Yayasan Badak Indonesia (YABI). Kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak sejak 8 Oktober 2021 silam. Agenda ini dipimpin langsung oleh Kepala Balai TNWK, MHD. Zaidi, S. HUT., M.A.P., dengan dukungan fasilitasi dari Kasubbag Tata Usaha, Lina Warlina, S.Hut, M.E..

Pertemuan yang dihadiri oleh pejabat struktural lingkup TNWK, kepala urusan, koordinator fungsional, serta tim perwakilan dari YABI ini menjadi wadah diskusi yang menarik. Fokus utama pembahasan adalah memaparkan progres serta capaian kegiatan yang telah dilakukan selama semester I tahun 2024. Evaluasi secara berkala seperti ini sangat krusial untuk memastikan bahwa setiap poin dalam kerja sama berjalan sesuai koridor dan memberikan dampak positif nyata bagi upaya konservasi di kawasan taman nasional.

Dalam diskusi tersebut, terdapat beberapa catatan penting yang menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah urgensi pemahaman kolektif mengenai hal-hal yang berkaitan dengan teknis kerja sama dan publikasi hasil kegiatan. Selain itu, pertemuan ini juga menekankan perlunya mekanisme yang lebih cermat dalam pengelolaan anggaran kemitraan TNWK agar lebih transparan dan efektif dalam mendukung program-program perlindungan satwa, khususnya badak.

Sebagai penutup agenda, Kepala Balai TNWK memberikan arahan penutup yang membangkitkan semangat para peserta. Beliau menekankan kembali pentingnya menjaga jiwa korsa dalam bekerja dan mengajak seluruh elemen yang terlibat untuk selalu bekerja dengan hati demi kemajuan TNWK di masa depan. Sinergi yang kuat antara pemerintah dan mitra organisasi non-pemerintah seperti YABI diharapkan terus menjadi motor penggerak utama dalam menjaga kelestarian ekosistem dan satwa langka di Indonesia.