News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Badak Sumatera: Mengenal "Hairy Rhinoceros" yang Unik dari Indonesia
Pernahkah Anda membayangkan seekor badak yang memiliki rambut di sekujur tubuhnya? Meski terdengar seperti satwa dari zaman prasejarah, spesies ini benar-benar ada dan merupakan salah satu kekayaan alam asli Indonesia. Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) sering dijuluki sebagai badak berambut atau hairy rhinoceros karena ciri fisiknya yang sangat khas dan berbeda dari spesies badak lainnya di dunia.
Rambut pada Badak Sumatera bukanlah tanpa alasan. Spesies ini merupakan satu-satunya badak di dunia saat ini yang masih memiliki penutup rambut di seluruh tubuhnya. Tekstur rambutnya cenderung kaku dan berwarna hitam. Keberadaan rambut ini menjadi bukti evolusi yang menarik, bahkan banyak ahli yang mengaitkan kekerabatan genetik mereka dengan Woolly Rhino (badak berbulu) yang telah punah ribuan tahun lalu.
Ciri unik ini paling terlihat jelas saat mereka masih bayi atau berusia muda. Seekor anak badak Sumatera akan tampak memiliki lapisan rambut yang tebal dan lebat di sekujur tubuhnya. Seiring bertambahnya usia, rambut ini mungkin akan menipis atau menjadi lebih jarang, namun identitas mereka sebagai “badak berambut” tetap melekat sepanjang hidup mereka.
Melihat potret bayi badak yang berambut lebat ini bukan hanya memberikan rasa kagum akan keunikan fauna kita, tetapi juga menjadi pengingat penting akan urgensi konservasi. Sebagai spesies badak paling unik dan sekaligus yang paling terancam punah, menjaga kelestarian habitat mereka di tempat seperti Suaka Rhino Sumatera (SRS) Taman Nasional Way Kambas adalah misi vital agar generasi mendatang masih bisa melihat langsung keajaiban alam ini.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia