News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Mengenal Bina: Sang Senior dari Hutan Bengkulu di SRS Way Kambas

Suaka Rhino Sumatera (SRS) Taman Nasional Way Kambas merupakan rumah bagi tujuh ekor badak Sumatera yang terus dipantau kesehatannya. Salah satu penghuni yang memiliki sejarah perjalanan panjang adalah Bina. Sebagai badak berjenis kelamin betina, Bina menjadi bagian penting dari upaya konservasi badak Sumatera yang saat ini statusnya sangat terancam punah.

Asal-usul Bina bermula dari kawasan hutan di Bengkulu. Ia merupakan hasil tangkapan dari alam liar pada tahun 1991. Sebelum akhirnya menetap di Way Kambas, Bina sempat menjalani masa pemeliharaan di Taman Safari Indonesia sebagai bagian dari upaya penyelamatan awal. Baru pada Januari 1998, Bina resmi dipindahkan ke SRS Way Kambas untuk bergabung dengan program pelestarian di sana.

Dalam hal kesehatan reproduksi, Bina memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan badak betina lainnya di SRS. Tercatat bahwa siklus reproduksi Bina cenderung tidak teratur. Meskipun menghadapi tantangan biologis tersebut, tim ahli dan perawat di SRS Way Kambas tidak patah arang. Harapan besar tetap disematkan kepada Bina agar suatu saat nanti ia tetap dapat memberikan kontribusi melalui kelahiran generasi baru badak Sumatera.

Kehadiran Bina di SRS Way Kambas bukan sekadar sebagai penghuni, melainkan simbol dedikasi jangka panjang dalam menyelamatkan satwa endemik Indonesia. Melalui perawatan intensif dan pemantauan rutin, setiap individu seperti Bina diberikan kesempatan terbaik untuk bertahan hidup dan berkembang biak demi masa depan spesiesnya yang gemilang.