News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Temu Timur 2025 Mencetak Generasi Berencana yang Tangguh di Jantung Way Kambas

Forum GenRe (Generasi Berencana) Lampung Timur kembali menggelar agenda tahunan yang paling dinanti, yaitu TEMU TIMUR 2025. Mengusung tema besar “GenRe Camp: Rise & Shine di Timur”, kegiatan ini dirancang khusus sebagai wadah belajar, berkarya, sekaligus bertualang bagi para remaja di seluruh Lampung Timur. Bertempat di Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Labuhan Ratu 7, acara ini berlangsung meriah selama dua hari satu malam pada tanggal 7-8 Juni 2025.

Konsep yang diusung adalah camping millennial, sebuah perpaduan antara edukasi serius dan pengalaman seru di alam terbuka. Para peserta tidak hanya sekadar berkemah, tetapi juga dibekali dengan berbagai keterampilan penting melalui rangkaian aktivitas seperti:

  • Pelatihan Public Speaking untuk meningkatkan kepercayaan diri.

  • Leadership Games guna mengasah jiwa kepemimpinan.

  • Talent Show sebagai wadah unjuk bakat dan kreativitas.

  • Safari Edukatif langsung di kawasan Taman Nasional Way Kambas untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran tokoh-tokoh penting yang memberikan motivasi langsung kepada para peserta, di antaranya Bupati Lampung Timur, Hj. Ela Siti Nuryamah, M.E., M.A.P., Kepala Balai TNWK, Mhd. Zaidi, S.Hut., M.A.P., serta jajaran pimpinan daerah lainnya. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap pengembangan potensi generasi muda Lampung Timur agar menjadi pribadi yang keren, tangguh, dan berdampak positif bagi masyarakat.

Dengan semangat “Timur Terbaik, Timur Seru, Timur Dekat”, TEMU TIMUR 2025 sukses menjadi ruang bagi para GenRegers untuk saling menguatkan dan membangun gerakan bersama. Melalui kolaborasi dan petualangan di alam Way Kambas, diharapkan lahir generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan cinta terhadap kelestarian alam nusantara.