News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Eksplorasi Desa Penyangga: Kunjungan Sekretariat Negara ke Desa Wisata Braja Harjosari

Kawasan penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kembali menunjukkan pesonanya sebagai destinasi wisata alternatif yang sarat akan nilai edukasi dan pemberdayaan. Pada hari Sabtu, 15 Juli 2023, rombongan dari Sekretariat Negara (Setneg) melakukan kunjungan kerja sekaligus wisata ke Desa Braja Harjosari, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur. Rombongan ini dipimpin langsung oleh Ibu Lydia Silvanna Djaman, selaku Deputi Bidang Perundang-undangan dan Administrasi Hukum, yang antusias untuk mencoba langsung berbagai paket wisata yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat.

Setibanya di lokasi, rombongan disambut dengan keramahan khas pedesaan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Braja Harjosari. Salah satu sosok yang mendampingi perjalanan mereka adalah I Wayan Toni Chandra, atau yang akrab disapa Bli Toni. Sebagai salah satu keturunan transmigran asal Bali yang lahir dan besar di desa tersebut, Bli Toni menjadi representasi keberhasilan akulturasi budaya dan semangat pemuda lokal dalam membangun daerahnya. Beliau dengan piawai menjelaskan berbagai potensi desa yang kini telah bertransformasi menjadi penyangga penting bagi kelestarian taman nasional.

Selama kunjungan tersebut, rombongan Setneg berkesempatan menikmati pengalaman autentik yang menjadi unggulan Desa Braja Harjosari, mulai dari kegiatan susur sungai hingga pengamatan satwa liar di pagi hari. Aktivitas ini dirancang sedemikian rupa agar wisatawan dapat menikmati keindahan alam tanpa merusak ekosistem. Keterlibatan langsung instansi pemerintah pusat seperti Setneg dalam kegiatan ini memberikan sinyal positif bahwa pengembangan wisata berbasis masyarakat di sekitar kawasan hutan lindung merupakan langkah strategis yang harus terus didukung.

Lebih dari sekadar rekreasi, kunjungan ini menekankan pentingnya sinergi antara perlindungan alam dan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Dengan berkembangnya Desa Wisata Braja Harjosari, masyarakat tidak lagi hanya bergantung pada hasil hutan secara langsung, melainkan melalui sektor jasa pariwisata yang berkelanjutan. Diharapkan ke depannya, Desa Braja Harjosari dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa penyangga lainnya di seluruh Indonesia untuk tetap menjaga kelestarian Taman Nasional Way Kambas sekaligus meningkatkan taraf hidup warganya melalui inovasi wisata kreatif.