News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Dugul Si Gajah Liar Kembali Terpantau: Proses Pemasangan GPS Collar Baru di Way Kambas
Upaya konservasi gajah sumatera di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) terus menunjukkan perkembangan positif. Kabar terbaru datang dari seekor gajah liar jantan yang akrab disapa “Dugul”. Dugul merupakan gajah penghuni kawasan TNWK yang sebelumnya sempat dipasangi kalung pelacak, namun sayangnya kalung tersebut terlepas beberapa waktu lalu. Keberadaan alat pelacak ini sangat krusial bagi tim di lapangan untuk memantau pergerakan gajah liar demi meminimalisir konflik dengan manusia serta memastikan kesehatan satwa tersebut.
Keberhasilan memantau kembali pergerakan Dugul tidak lepas dari kerja keras tim gabungan. Tim Gajah Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) bersinergi dengan Komunitas untuk Hutan Sumatera (KHS) melakukan penyisiran intensif untuk menemukan posisi Dugul. Setelah pencarian yang membuahkan hasil, tim akhirnya berhasil melakukan pemasangan GPS Collar yang baru pada hari Selasa, 24 Januari kemarin. Proses ini dilakukan dengan standar keamanan tinggi untuk memastikan keselamatan baik bagi tim manusia maupun bagi gajah itu sendiri.
Meskipun terlihat sebagai tugas yang berat, proses pemasangan GPS Collar pada Dugul ini tergolong sangat efisien. Tim ahli hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam untuk memasangkan kalung pelacak baru tersebut. Kecepatan tindakan ini sangat penting untuk mengurangi tingkat stres pada gajah selama proses interaksi langsung dengan manusia. Segera setelah kalung terpasang dengan baik, Dugul terpantau kembali bergerak menuju habitat alaminya di dalam kawasan hutan TNWK dalam kondisi yang sehat.
Pemasangan GPS Collar ini bukan sekadar pemberian aksesoris, melainkan langkah strategis dalam manajemen konservasi berbasis teknologi. Dengan data GPS yang dikirimkan secara berkala, pihak pengelola taman nasional dapat memetakan jalur jelajah Dugul secara real-time. Informasi ini sangat berharga untuk mempelajari perilaku gajah liar di alam bebas serta menjadi sistem peringatan dini (early warning system) jika gajah mendekati area pemukiman warga, sehingga upaya mitigasi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia