News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Kolaborasi KIBAR dan NTSP: Langkah Nyata Menuju FOLU Net Sink 2030 dari Lampung
Kementerian Kehutanan Republik Indonesia memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui peluncuran inisiatif strategis terbaru. Bersama dengan Delegasi Inggris, Kementerian Kehutanan resmi meluncurkan program KIBAR (Kemitraan untuk Investasi pada Bentang Alam Berkelanjutan) dan NTSP (Nature Transition Support Program). Langkah kolaboratif ini dirancang secara khusus untuk mempercepat perwujudan target FOLU Net Sink 2030, sebuah ambisi besar dalam menyerap emisi karbon melalui sektor kehutanan dan penggunaan lahan.


Provinsi Lampung menjadi saksi nyata dari keberhasilan berbagai upaya konservasi dan pemberdayaan yang telah dilakukan. Kabar gembira datang dari keberhasilan pengembangbiakan satwa ikonik Indonesia, yakni lahirnya badak dan gajah Sumatra yang memberikan harapan baru bagi keberlangsungan populasi mereka. Capaian ini menjadi bukti bahwa ekosistem yang terjaga dengan baik mampu menjadi habitat yang aman bagi satwa-satwa terancam punah tersebut.
Selain aspek konservasi satwa, program ini juga menitikberatkan pada aspek sosial dan ekonomi melalui perluasan perhutanan sosial. Saat ini, tercatat luas perhutanan sosial di wilayah Lampung telah mencapai 200.000 hektar yang melibatkan sedikitnya 95.000 kepala keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan hutan tidak hanya berfokus pada perlindungan alam semata, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat sekitar untuk mengelola hasil hutan secara berkelanjutan dan bahkan berorientasi pada pasar ekspor.
Hadirnya KIBAR menjadi sebuah ruang kolaborasi yang krusial antara pemerintah, mitra internasional, dan masyarakat lokal. Fokus utamanya adalah menjaga kelestarian hutan, memberdayakan komunitas setempat, serta menggerakkan ekonomi hijau yang memberikan manfaat secara global. Dengan adanya dukungan program seperti NTSP, diharapkan transformasi menuju pengelolaan bentang alam yang berkelanjutan dapat berjalan lebih efektif demi masa depan dunia yang lebih hijau.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia