News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Mengubah Limbah Menjadi Berkah: Pelatihan Pembuatan Kompos Block bagi Kelompok Tani Hutan di Way Kambas
Limbah kotoran satwa dan ternak seringkali dianggap sebagai masalah lingkungan jika tidak dikelola dengan benar. Padahal, limbah tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan kembali sebagai sumber pupuk organik yang kaya akan unsur hara bagi tanaman. Menyadari potensi ini, Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) mengambil langkah proaktif dengan menyelenggarakan kegiatan pelatihan yang berfokus pada pemanfaatan limbah organik demi mendukung pertanian berkelanjutan di sekitar kawasan.
Kegiatan pelatihan pembuatan “Kompos Block” ini dilaksanakan pada Rabu, 21 Juni 2023, bertempat di Stasiun Penelitian Rawa Bunder. Program ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara Balai TNWK, Universitas Lampung (Unila) khususnya Fakultas Pertanian Jurusan Kehutanan, serta Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Lampung. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan keterampilan teknis kepada masyarakat agar dapat mengolah limbah di sekitar mereka menjadi produk yang bernilai ekonomis dan bermanfaat bagi lahan pertanian mereka sendiri.
Pelatihan ini diikuti oleh 11 Kelompok Tani Hutan (KTH) yang berasal dari 5 desa penyangga di sekitar kawasan TNWK. Desa-desa yang terlibat dalam program pemberdayaan ini meliputi Desa Labuhan Ratu 6, Labuhan Ratu 7, Labuhan Ratu 9, Rajabasa Lama I, dan Rantau Jaya Udik II. Dengan melibatkan masyarakat dari desa penyangga, diharapkan tercipta kemandirian ekonomi yang sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan di wilayah taman nasional.
Melalui program edukasi seperti ini, Balai TNWK berharap masyarakat tidak hanya bergantung pada sumber daya hutan secara langsung, tetapi juga mampu mengoptimalkan potensi limbah domestik dan ternak. Penggunaan pupuk organik hasil olahan sendiri tidak hanya menekan biaya produksi pertanian, tetapi juga membantu menjaga struktur tanah agar tetap sehat dan produktif dalam jangka panjang. Langkah kecil dalam mengolah kompos ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan harmoni antara kesejahteraan masyarakat dan kelestarian ekosistem di Way Kambas.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia