News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Kunjungan Kerja Inspektur Jenderal ke Taman Nasional Way Kambas: Memperkuat Pengawasan Tingkat Tapak

Pada hari Rabu, 17 September 2025, Inspektur Jenderal Kementerian Kehutanan, Bapak Komjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto, melakukan kunjungan kerja resmi ke Provinsi Lampung. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis kementerian untuk memperkuat koordinasi pengawasan langsung di tingkat tapak. Fokus utama dari kunjungan kali ini adalah memastikan operasional dan manajemen kawasan konservasi berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan demi kelestarian ekosistem hutan Indonesia.

Selama berada di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Inspektur Jenderal melakukan tinjauan lapangan yang komprehensif ke beberapa titik vital. Beliau mengunjungi Suaka Rhino Sumatera (SRS), sebuah fasilitas krusial bagi upaya pelestarian badak sumatera yang terancam punah. Selain itu, peninjauan juga dilakukan di Rumah Sakit Gajah dan Pusat Latihan Gajah (PLG), yang menjadi pusat rehabilitasi dan pengelolaan gajah sumatera. Kehadiran beliau di lokasi-lokasi ini menunjukkan komitmen kuat kementerian dalam mengawasi infrastruktur pendukung konservasi satwa liar yang dilindungi.

Tidak hanya melakukan peninjauan fisik, Bapak Komjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para pengelola di SRS dan PLG. Diskusi mendalam dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi di lapangan dalam pengelolaan tempat-tempat tersebut. Melalui diskusi ini, diharapkan Inspektorat Jenderal dapat merumuskan solusi pengawasan yang lebih efektif dan memberikan dukungan yang diperlukan bagi para petugas di garda terdepan.

Kunjungan ini menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan pengawasan dari pusat dengan implementasi di lapangan. Dengan turun langsung ke tingkat tapak seperti di Taman Nasional Way Kambas, Inspektorat Jenderal Kementerian Kehutanan berupaya memastikan bahwa setiap program konservasi tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perlindungan flora dan fauna Indonesia. Semangat “Bersih, Melayani, Memberi Solusi” terus dikedepankan demi menjaga warisan alam nusantara bagi generasi mendatang.