News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Aksi Bersih Negeri: Semangat Kolaborasi BTNWK dalam Peringatan HPSN dan Hari Bakti Rimbawan 2024

Pada hari Jumat, 8 Maret 2024, jajaran pimpinan dan staf Balai Taman Nasional Way Kambas (BTNWK) turut mengambil bagian dalam agenda nasional yang inspiratif bertajuk “Aksi Bersih Negeri”. Kegiatan ini merupakan gerakan serentak yang dilaksanakan di seluruh penjuru Indonesia sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan. Untuk wilayah Provinsi Lampung, pusat kegiatan ini dipusatkan di Hutan Kota Stadion Tejosari, Kota Metro, yang menjadi saksi bisu semangat gotong royong para rimbawan dan elemen masyarakat.

Agenda yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ini digelar bukan tanpa alasan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dan Hari Bakti Rimbawan (HBR) tahun 2024. Sementara acara puncak nasional dipusatkan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat dengan kehadiran Menteri LHK, aksi di Lampung tetap berjalan dengan penuh khidmat dan antusiasme tinggi demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

 

Aksi Bersih Negeri di Provinsi Lampung kali ini menjadi momentum istimewa karena dihadiri oleh berbagai pihak penting. Selain Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup KLHK provinsi Lampung dan perwakilan pemerintah daerah, hadir pula Walikota Metro, Dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG, serta Tenaga Ahli Menteri KLHK Bidang Restorasi dan Kemitraan Konservasi, Dr. Ir. Wiratno, M.Sc. Kehadiran para tokoh ini bersama civitas akademika dari perguruan tinggi dan elemen masyarakat sekitar menunjukkan adanya sinergi yang kuat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem perkotaan maupun kawasan hutan.

Meskipun terpisah jarak, semangat nasionalisme dan lingkungan tetap terasa kental melalui partisipasi Menteri LHK, Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya, yang memberikan arahan melalui telekonferensi. Melalui kegiatan ini, Balai Taman Nasional Way Kambas ingin kembali menegaskan komitmennya bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian alam adalah tanggung jawab kolektif. Harapannya, aksi ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi mampu memicu kesadaran masyarakat luas untuk terus bijak dalam mengelola sampah dan menjaga keasrian lingkungan demi masa depan bumi yang lebih baik.