News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Mengedukasi Generasi Muda Lewat Rhino Goes to School di Kawasan Taman Nasional Way Kambas

Balai Taman Nasional Way Kambas (BTNWK) bekerja sama dengan Yayasan Badak Indonesia (YABI) baru saja menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Rhino Goes to School”. Program ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, dengan menyasar dua sekolah dasar yang terletak di desa penyangga kawasan Taman Nasional Way Kambas. Inisiatif ini merupakan langkah nyata dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini kepada anak-anak yang tinggal bersinggungan langsung dengan habitat satwa liar.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan sosok badak sumatera kepada para siswa sebagai salah satu warisan alam yang sangat berharga dan terancam punah. Melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, para siswa diajak untuk memahami peran penting hutan bukan hanya sebagai paru-paru dunia, tetapi juga sebagai rumah yang aman bagi berbagai satwa liar. Pemahaman ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian hutan di sekitar mereka.

 

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh Women’s Earth Alliance (WEA). Dalam pelaksanaannya, suasana tampak sangat meriah dengan antusiasme tinggi dari para siswa dan guru. Edukasi diberikan melalui berbagai metode yang menarik agar pesan mengenai konservasi badak sumatera dapat tersampaikan dengan jelas dan membekas di ingatan para peserta didik. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar program berkelanjutan seperti ini dapat terus berjalan secara konsisten.

Upaya pelestarian badak sumatera merupakan tantangan besar yang memerlukan keterlibatan banyak pihak, termasuk generasi muda. Melalui program Rhino Goes to School, diharapkan muncul bibit-bibit baru pendekar konservasi dari desa-desa penyangga yang akan menjaga masa depan satwa langka ini. Publik juga diajak untuk terus mendukung kegiatan serupa agar habitat alami badak tetap terjaga dan keberadaan mereka dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang.