News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Apresiasi Kinerja: Balai TN Way Kambas Raih Penghargaan Pengelolaan PNBP Terbaik Kedua

Kabar membanggakan datang dari lingkup administrasi Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Pada pertengahan November 2020, Balai TNWK secara resmi menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kantor Wilayah Lampung dan Bengkulu sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan profesionalisme dalam pengelolaan aset serta keuangan negara.

 

Piagam penghargaan ini diberikan secara khusus kepada Balai TNWK atas kerja sama yang dinilai sangat baik dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) sepanjang tahun anggaran 2020. Lebih spesifik, Balai TNWK berhasil meraih predikat “Terbaik Kedua” untuk kategori Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Penyerahan piagam ini berlangsung di Bandar Lampung pada tanggal 18 November 2020, yang disaksikan oleh para pemangku kepentingan di lingkungan DJKN.

 

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa selain fokus pada upaya konservasi gajah sumatera dan pelestarian hutan, Balai TNWK juga memiliki komitmen yang kuat dalam tata kelola administrasi yang transparan dan akuntabel. Keberhasilan dalam kategori PNBP menunjukkan bahwa pemanfaatan aset dan sumber daya di dalam kawasan taman nasional telah dikelola sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi pendapatan negara.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi seluruh jajaran staf dan pengelola di Balai TN Way Kambas untuk terus mempertahankan integritas dalam bekerja. Ke depannya, sinergi antara pengelolaan teknis di lapangan dengan manajemen administratif yang tertib akan terus ditingkatkan. Keberhasilan ini juga merupakan hasil koordinasi yang baik dengan instansi terkait, termasuk KPPN dan DJKN, guna memastikan setiap aset negara dikelola untuk kepentingan pelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat.