News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Memperkuat Benteng Konservasi: Kolaborasi Masyarakat dan Mitra dalam Penanggulangan Perburuan Liar serta Kebakaran Hutan

Keamanan kawasan hutan dan kelestarian satwa liar di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) memerlukan dukungan kolektif dari berbagai elemen. Pada tanggal 11 Desember 2019, telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema “Efektivitas Pelibatan Masyarakat dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi dari Ancaman Perburuan Liar dan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas”. Forum ini menjadi ruang krusial untuk mengevaluasi sekaligus menyinergikan langkah-langkah proteksi kawasan antara pengelola taman nasional, pemerintah daerah, dan mitra strategis.

Pertemuan ini dihadiri oleh pemangku kepentingan yang luas, mulai dari internal TNWK, BAPEDA Lampung Timur, BPBD Lampung Timur, BLH Lampung Timur, hingga PMD Lampung Timur. Selain unsur pemerintahan, para mitra strategis seperti YAPEKA, WCS, AlerT, PKHS, YABI, UNILA, FRDP, dan MMP juga turut memberikan kontribusi pemikiran dalam diskusi tersebut. Kehadiran berbagai organisasi ini menunjukkan bahwa isu perburuan liar dan ancaman kebakaran hutan adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan pendekatan lintas sektor.

Ada dua tujuan utama yang ingin dicapai melalui kegiatan FGD ini. Pertama, meningkatkan peran aktif masyarakat secara langsung dalam upaya penanggulangan berbagai ancaman yang mengganggu integritas kawasan TNWK. Masyarakat yang tinggal di sekitar hutan diharapkan tidak hanya menjadi saksi, tetapi juga menjadi pelindung garda depan melalui skema pelibatan yang lebih efektif. Kedua, forum ini bertujuan untuk memperkuat peran mitra TNWK dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, sehingga ekonomi warga sekitar dapat meningkat seiring dengan terjaganya kelestarian hutan.

Melalui diskusi yang mendalam ini, diharapkan tercipta sebuah sistem pengelolaan yang lebih inklusif dan responsif terhadap dinamika di lapangan. Sinergi yang kuat antara masyarakat yang berdaya dan mitra yang suportif akan menjadi kunci utama bagi masa depan Way Kambas yang bebas dari praktik perburuan dan risiko kebakaran lahan. Mari kita terus dukung kolaborasi nyata ini demi menjaga warisan alam nusantara agar tetap lestari bagi generasi mendatang.