News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Melindungi Sang Petani Hutan: Sosialisasi SRAK Rangkong Gading Indonesia Regional Sumatera

Kabar penting bagi seluruh sobat konservasi, khususnya di wilayah Sumatera. Pada Kamis, 1 November 2018, telah dilaksanakan agenda strategis berupa Sosialisasi Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (SRAK) Rangkong Gading Indonesia periode 2018-2028 untuk Regional Sumatera. Kegiatan yang berlangsung di Medan ini menjadi langkah krusial dalam menyatukan visi berbagai pihak untuk menyelamatkan populasi burung yang dijuluki sebagai “petani hutan” ini dari ambang kepunahan.

Acara berskala regional ini dihadiri oleh 141 peserta yang berasal dari berbagai elemen, mulai dari internal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Pemerintah Daerah, akademisi, organisasi non-pemerintah (NGO), media, hingga pihak perusahaan. Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Sekdaprop Sumatera Utara, Ibu DR. Sabrina, yang didahului oleh laporan panitia dari Balai Besar KSDA Sumatera Utara serta sambutan dari Direktur KKH KLHK, Ibu Indra Eksploitasia. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat implementasi perlindungan habitat dan penegakan hukum terhadap perburuan ilegal Rangkong Gading.

Fokus utama dari SRAK ini adalah memberikan pedoman kerja selama sepuluh tahun ke depan dalam upaya pemulihan populasi Rangkong Gading yang kian terancam. Sebagai burung penyebar biji-bijian yang sangat efektif, kelestarian Rangkong Gading berbanding lurus dengan kesehatan ekosistem hutan Sumatera secara keseluruhan. Tanpa adanya aksi nyata dan terencana seperti ini, regenerasi hutan alami akan terganggu, yang pada akhirnya berdampak pada hilangnya keanekaragaman hayati yang kita miliki.

Partisipasi aktif dari seluruh peserta menunjukkan bahwa tanggung jawab menjaga alam bukanlah beban satu pihak saja. Melalui sosialisasi ini, diharapkan rencana aksi yang telah disusun tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi mampu diaplikasikan di lapangan dengan efektif. Mari kita dukung penuh upaya pelestarian ini agar suara kepakan sayap Rangkong Gading tetap terdengar megah di rimba Sumatera untuk generasi yang akan datang.