News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Kunjungan Pangdam II/Sriwijaya ke Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK)

Dalam upaya memperkuat sinergi antara TNI Angkatan Darat dengan instansi konservasi alam, Pangdam II/Sriwijaya (yang dalam konteks wilayah Lampung merujuk pada komando teritorial terkait, sebagaimana disebutkan dalam caption sebagai Pangdam XXI/Radin Inten) melakukan kunjungan kerja resmi ke Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Kunjungan ini menjadi momen penting untuk menegaskan peran TNI dalam mendukung pelestarian lingkungan serta menjaga keamanan aset vital negara, termasuk kawasan hutan lindung dan habitat satwa liar yang dilindungi.

 

Selama kunjungannya, Pangdam yang didampingi oleh jajaran pejabat Kodim 0429/Lampung Timur berdialog langsung dengan pihak pengelola balai mengenai tantangan yang dihadapi dalam menjaga ekosistem Way Kambas. Fokus utama pembicaraan mencakup penanggulangan perburuan liar, pencegahan kebakaran hutan, serta bagaimana personel TNI di lapangan dapat membantu masyarakat sekitar hutan agar tetap harmonis dengan lingkungan tanpa merusak kelestarian alam. Kehadiran pimpinan militer di lokasi ini memberikan suntikan moral bagi para rimbawan dan petugas lapangan yang bertugas garda terdepan konservasi.

 

Kunjungan ini juga menekankan bahwa urusan menjaga kelestarian hutan bukan hanya tanggung jawab satu lembaga saja, melainkan tanggung jawab kolektif. Dengan adanya kolaborasi yang erat antara Kodam, Kodim, dan Balai TNWK, diharapkan pengawasan terhadap kawasan konservasi akan semakin ketat dan efektif. Langkah ini merupakan bentuk nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat dan alam, memastikan bahwa warisan kekayaan hayati di Lampung Timur tetap terjaga hingga generasi mendatang.

Sinergi lintas sektoral seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia. Dengan dukungan pengamanan dari TNI, diharapkan upaya edukasi dan pariwisata berkelanjutan di Taman Nasional Way Kambas dapat berkembang lebih pesat, memberikan manfaat ekonomi bagi warga lokal sekaligus menjamin keselamatan flora dan fauna yang ada di dalamnya.