News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Raksasa Dari Way Kambas: Kartijah, Sang Ibu Asuh dari Sumur

Sebuah kisah menyentuh datang dari Pusat Latihan Gajah Taman Nasional Way Kambas tentang seekor gajah bernama Kartijah. Perjalanannya dimulai pada 21 April 1984, saat ia ditemukan sendirian dalam kondisi yang memprihatinkan—bukan di tengah hutan lebat, melainkan terjebak di dalam sebuah sumur warga. Momen penemuan itu menjadi awal dari ingatan tentang ketakutan dan kehilangan besar yang pernah ia rasakan di masa lalu.

Meski waktu terus berjalan, luka akibat kehilangan induknya tidak hilang begitu saja. Namun, rasa kehilangan itulah yang justru membentuk karakter Kartijah menjadi sosok yang luar biasa. Seiring bertambahnya usia, ia tumbuh menjadi pelindung dan “ibu asuh” bagi anak-anak gajah lainnya yang juga mengalami nasib serupa, yaitu kehilangan induk mereka. Kartijah kini menjadi sosok yang memberikan dekapan hangat bagi mereka yang merasa sendirian.

Di Pusat Latihan Gajah, Kartijah menjalankan peran penting dalam menenangkan, mendampingi, dan mengajarkan arti kasih sayang seorang ibu kepada gajah-gajah muda. Sesuai dengan namanya yang terinspirasi dari tokoh Kartini, ia telah menjadi simbol kekuatan dan pengabdian di dunia gajah. Kartijah yang dulu hampir hilang dan tidak memiliki siapa-siapa, kini justru menjadi tempat kembali dan bernaung bagi mereka yang membutuhkan sosok pelindung.

Kisah Kartijah adalah pengingat bagi kita semua untuk terus belajar, peduli, dan tidak berpaling dari nasib satwa liar. Upaya konservasi bukan hanya soal menjaga populasi, tetapi juga menjaga cerita-cerita perjuangan hidup seperti ini tetap hidup. Mari bersama-sama mendukung kelestarian Gajah Sumatera agar mereka tetap memiliki masa depan yang aman di habitat aslinya.