News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Merayakan Konservasi Alam: Kemeriahan Gajah Fest 2025 di Way Kambas dan Jakarta

Dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2025, Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menggelar acara bertajuk Gajah Fest 2025. Perayaan ini berlangsung meriah di Lapangan Hijau Plang Ijo, SPTN Wilayah I Way Kanan, Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur. Melalui acara ini, pihak pengelola berupaya untuk menghibur sekaligus memberikan edukasi mendalam kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam.

Rangkaian kegiatan Gajah Fest 2025 dirancang dengan sangat variatif untuk menarik minat berbagai lapisan masyarakat. Beberapa agenda utama meliputi EleFun Run, di mana peserta dapat berlari santai sambil menikmati suasana alam Way Kambas yang asri, serta Lomba Mewarnai Gambar Gajah untuk mengasah kreativitas anak-anak. Selain itu, terdapat pula kompetisi unik berupa Kreasi Tumpeng Gajah yang menggabungkan unsur kuliner dan seni, serta diskusi inspiratif dalam sesi Bincang Harmoni Gajah yang membahas pelestarian satwa dan lingkungan.

Tidak hanya berfokus pada konservasi, acara ini juga menjadi wadah bagi pemberdayaan ekonomi lokal melalui Pameran & Bazar UMKM yang menampilkan produk-produk khas Lampung Timur. Untuk menambah kemeriahan, hiburan musik bertajuk EleFun Music yang menghadirkan musisi lokal dan nasional turut menghibur para pengunjung yang hadir. Atmosfer keceriaan ini diharapkan dapat menanamkan rasa memiliki dan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan Taman Nasional Way Kambas.

Selain perayaan di Lampung, Balai TNWK juga turut ambil bagian dalam rangkaian HKAN 2025 yang digelar di Jakarta tepatnya di area Car Free Day, Jalan Jenderal Sudirman. Dengan mengusung tema MERAK (Merayakan Konservasi Alam), kegiatan di Jakarta ini diisi dengan berbagai aktivitas seru seperti Fun Walk, Fun Campaign, senam sehat, hingga penampilan musik langsung. Partisipasi aktif ini menunjukkan komitmen kuat TNWK untuk terus menyuarakan pesan konservasi kepada masyarakat luas, baik di tingkat daerah maupun nasional.