News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Mengabdi dalam Sunyi: Penghormatan bagi Pejuang Konservasi Way Kambas

Hari ini menjadi momen yang penuh haru sekaligus kebanggaan bagi keluarga besar Balai Taman Nasional Way Kambas. Kita berkumpul untuk melepas dengan penuh hormat dan rasa terima kasih yang mendalam kepada dua sosok pejuang konservasi yang telah menyelesaikan masa baktinya. Bapak Sukatmoko, S.P. dan Bapak Sukarman, S.P. secara resmi telah menyelesaikan tugas pengabdian panjang mereka di bawah rimbunnya hutan Taman Nasional Way Kambas.

Bagi mereka yang mengenal sosok keduanya, Bapak Sukatmoko dan Bapak Sukarman bukan sekadar Aparatur Sipil Negara (ASN) biasa. Mereka adalah para penjaga rimba sejati yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga mereka sebagai pelindung satwa-satwa liar. Ketulusan dan dedikasi yang mereka tunjukkan selama bertahun-tahun telah menjadi panutan bagi rekan sejawat dan inspirasi bagi siapa pun yang peduli terhadap kelestarian alam Indonesia.

Sesuai dengan kutipan “Mengabdi dalam Sunyi, Menjaga Warisan Bumi,” perjalanan panjang mereka mungkin tidak selalu terlihat oleh dunia luar, namun jejak langkah dan kerja nyata mereka sangat terasa bagi ekosistem yang mereka jaga. Segala teladan yang diberikan selama ini merupakan pondasi penting bagi keberlangsungan konservasi di masa depan. Kita semua berharap agar masa purna tugas ini menjadi awal dari babak baru dalam hidup mereka yang penuh berkah dan kebahagiaan bersama keluarga.

Selamat menjalani masa purna tugas kepada dua pahlawan lingkungan kita. Meski raga tak lagi bertugas di lapangan, semoga semangat mereka tetap sehat selalu dan terus memberikan inspirasi bagi generasi penjaga alam berikutnya. Terima kasih atas segala jasa dan pengabdian yang tak terhingga bagi bumi pertiwi.