News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Rekap Keseruan Orientasi Tim Gajah: Langkah Awal CPNS di Taman Nasional Way Kambas

Kabar inspiratif datang dari ujung timur Pulau Sumatera, tepatnya di Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Selama tiga pekan terakhir, para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 yang tergabung dalam “Tim Gajah” telah berhasil menyelesaikan rangkaian orientasi lapangan. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 17 Juni hingga 4 Juli 2025 ini mencakup kunjungan ke tiga Seksi Pengelolaan Taman Nasional untuk mengenal lebih dekat tugas dan fungsi konservasi di lapangan.

Para peserta, yang terdiri dari Nindya, Tyas, Diki, Rehan, Fahmi, dan Febri, tampak sangat antusias mengikuti berbagai aktivitas teknis yang menantang sekaligus edukatif. Tidak hanya sekadar teori, mereka terjun langsung dalam patroli pengamanan hutan, melakukan blokade satwa, hingga mengikuti proses penggiringan gajah liar. Selain berurusan dengan satwa besar, Tim Gajah juga berkesempatan melihat langsung praktik budidaya lebah madu yang dikelola oleh kelompok tani hutan di sekitar kawasan, sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

Fahmi, salah satu peserta, mengungkapkan bahwa pengalaman ini merupakan pembelajaran yang sangat berharga bagi karier mereka ke depan. Senada dengan hal tersebut, Nindya menambahkan bahwa banyak hal menarik di kawasan TNWK yang masih perlu dieksplorasi lebih dalam. Melalui orientasi ini, para CPNS tidak hanya diajarkan urusan administrasi, tetapi juga ditanamkan semangat dan dedikasi tinggi untuk menjaga kelestarian ekosistem di Kabupaten Lampung Timur.

Langkah awal yang penuh semangat ini diharapkan dapat membentuk kader-kader konservasi yang tangguh dalam mengelola kawasan TNWK. Kegiatan orientasi ini menjadi bukti nyata komitmen Balai Taman Nasional Way Kambas dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap terjun langsung memitigasi konflik satwa dan melestarikan alam Indonesia. Mari kita berikan dukungan kepada para penjaga rimba baru ini dalam menjalankan amanah mulia mereka. Salam konservasi!