News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Merayakan 13 Tahun Andatu: Simbol Harapan Konservasi Badak Sumatera
Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti Suaka Rhino Sumatera (SRS) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Hari ini, kita merayakan ulang tahun ke-13 Andatu, badak sumatera jantan yang mencatatkan sejarah sebagai badak pertama yang lahir di fasilitas penangkaran Asia setelah lebih dari 124 tahun. Lahir pada tahun 2012 dari pasangan Ratu dan Andalas, kehadiran Andatu bukan sekadar pertambahan populasi, melainkan bukti nyata keberhasilan kolaborasi konservasi antara TNWK dan berbagai mitra internasional.
Kini, di usianya yang menginjak remaja, Andatu telah tumbuh menjadi individu yang sehat dengan bobot mencapai 706 kg—sebuah angka yang sangat ideal bagi spesies badak terkecil di dunia ini. Keseharian Andatu diisi dengan aktivitas alami di area jelajah hutan seluas 20 hektar. Di sana, ia bebas berkubang, menjelajah, hingga menyantap dedaunan kesukaannya. Menariknya, Andatu memiliki rutinitas disiplin di mana ia hanya mengunjungi pusat perawatan selama maksimal 3 jam di pagi hari untuk pemeriksaan kesehatan rutin sebelum kembali masuk ke dalam lebatnya hutan.
Peran Andatu dalam misi pelestarian jenisnya pun kini telah meningkat. Sejak tahun 2022, Andatu telah resmi menjadi seorang “ayah” bagi Sedah Mirah, hasil perkawinannya dengan badak betina bernama Rosa. Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah baru dalam upaya pembiakan semi-alami badak sumatera yang terancam punah. Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari dedikasi luar biasa tim dokter hewan, keeper, dan paramedis yang memastikan Andatu beserta 9 badak lainnya di SRS TNWK mendapatkan perawatan terbaik setiap harinya.
Perayaan ulang tahun ke-13 ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga habitat alami badak sumatera. Melalui sosok Andatu, kita melihat optimisme bahwa kepunahan bisa dicegah melalui kerja keras dan kepedulian bersama. Selamat ulang tahun, Andatu! Teruslah tumbuh sehat dan menjadi kebanggaan bagi dunia konservasi Indonesia.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia