News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Mengenal Pertumbuhan Cula Badak Sumatera: Kisah Anggi dari Way Kambas
Banyak sekali pertanyaan yang muncul dari para pecinta satwa mengenai penampilan fisik Badak Sumatera muda, salah satunya adalah tentang ukuran cula mereka yang terlihat sangat kecil. Melalui kisah Anggi, seekor anak badak di Way Kambas, kita diajak untuk memahami bahwa perkembangan fisik badak memerlukan waktu yang cukup lama. Pada usia yang belum genap dua tahun, cula badak memang belum menonjol secara signifikan. Namun, jika diperhatikan lebih dekat, sudah terdapat dua area spesifik di wajah mereka yang nantinya akan menjadi tempat tumbuhnya cula-cula tersebut seiring bertambahnya usia.
Badak Sumatera memiliki karakteristik yang unik sebagai spesies badak bercula dua, serupa dengan sepupu mereka, badak putih dan badak hitam dari Afrika. Meskipun sama-sama memiliki dua cula, ukuran cula Badak Sumatera cenderung jauh lebih kecil. Cula bagian depan (anterior) biasanya memiliki ukuran berkisar antara 25–80 cm, sementara cula bagian belakang (posterior) tergolong relatif pendek dengan ukuran hanya sekitar 10 cm saja. Menariknya, cula-cula ini terbentuk dari zat keratin—zat yang sama dengan yang menyusun rambut dan kuku pada manusia.
Proses menuju kedewasaan bagi Badak Sumatera juga memiliki rentang waktu yang berbeda antara jantan dan betina. Badak betina seperti Anggi diperkirakan akan memasuki usia dewasa pada kisaran umur 5 hingga 6 tahun. Sementara itu, badak jantan membutuhkan waktu sedikit lebih lama, yakni sekitar 6 sampai 7 tahun untuk dianggap dewasa. Oleh karena itu, pertumbuhan cula yang sempurna pada Anggi masih memerlukan waktu beberapa tahun lagi sejalan dengan proses pendewasaannya.
Melindungi Badak Sumatera berarti kita juga harus bersabar dan konsisten dalam memantau setiap tahap perkembangannya. Mari terus berikan dukungan untuk upaya konservasi di Way Kambas agar generasi badak seperti Anggi dapat tumbuh sehat dan memiliki cula yang tumbuh dengan sempurna di masa depan. Dukungan Anda sangat berarti bagi kelestarian satwa langka yang menjadi kebanggaan Indonesia ini.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia