News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Misi Penyelamatan Bangau Tong-Tong: Komitmen Nyata RSG Way Kambas dalam Melindungi Satwa Terancam
Kabar baik datang dari Stasiun Penelitian Rawa Bunder (SPRB) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Seekor burung Bangau Tong-Tong (Leptoptilos javanicus) yang sempat diselamatkan kini telah berhasil kembali ke alam liar setelah menjalani serangkaian proses perawatan medis yang intensif. Burung yang masuk dalam kategori Near Threatened (Hampir Terancam) menurut daftar merah IUCN ini menjadi bukti pentingnya sinergi antara masyarakat desa penyangga dan pengelola taman nasional dalam menjaga biodiversitas.
Perjalanan penyelamatan ini bermula pada 31 Desember 2024, ketika warga desa penyangga menemukan burung tersebut dalam kondisi lemas dan tidak mampu terbang. Menindaklanjuti temuan tersebut, pada 3 Januari 2025, bangau ini segera dievakuasi ke Rumah Sakit Gajah (RSG) TNWK untuk mendapatkan pemeriksaan mendalam. Hasil diagnosis tim dokter hewan menunjukkan adanya kelainan pada kornea mata yang mengganggu penglihatan satwa tersebut, sehingga ia kesulitan mencari makan di habitat aslinya.
Proses pemulihan tidak berhenti di meja operasi. Setelah perawatan awal di RSG, burung tersebut diserahkan kembali ke SPRB dengan didampingi oleh Kepala SPTN Wilayah III Kuala Penet dan Kepala Resort Rawa Bunder untuk menjalani tahap habituasi. Selama satu minggu masa penyesuaian, tim medis RSG secara rutin memantau perkembangan kesehatannya, termasuk memberikan suntikan multivitamin untuk memperkuat imunitas serta saraf dan otot burung tersebut.
Keseriusan tim RSG BTNWK membuahkan hasil yang menggembirakan. Progres pemulihan burung hasil rescue ini berjalan sangat baik, ditandai dengan nafsu makan yang meningkat pesat hingga kemampuannya untuk kembali belajar terbang. Kini, Bangau Tong-Tong tersebut telah mengepakkan sayapnya kembali di langit Way Kambas, sebuah simbol keberhasilan dari dedikasi tanpa henti dalam upaya konservasi satwa liar di Indonesia.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia