News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Perayaan Satu Tahun Anggi: Simbol Harapan Baru bagi Badak Sumatera
Kabar gembira datang dari Suaka Rhino Sumatera Taman Nasional Way Kambas (SRS TNWK). Salah satu penghuni bungsunya, Badak Anggi, baru saja merayakan hari ulang tahunnya yang pertama pada tanggal 30 September 2024. Anggi merupakan badak sumatera keempat yang lahir di fasilitas SRS TNWK, menandai sebuah pencapaian penting dalam upaya konservasi spesies yang sangat terancam punah ini.
Sebagai anak ketiga dari pasangan badak “Andalas” dan “Ratu”, Anggi lahir ke dunia pada tahun 2023 lalu. Ia merupakan adik dari “Andatu” dan “Delilah” yang juga lahir di lokasi yang sama. Di usianya yang kini genap satu tahun, Anggi dilaporkan dalam kondisi sehat dan masih tinggal bersama ibunya, Ratu. Sesuai dengan pola asuh alaminya, Anggi direncanakan akan mulai disapih dan tinggal terpisah dari induknya saat ia menginjak usia 2 tahun nanti.
Kelahiran dan pertumbuhan Anggi membawa angin segar bagi populasi Badak Sumatera yang kini berjumlah total 10 individu di fasilitas semi-insitu SRS TNWK. Tim SRS-TNWK terus bekerja keras untuk memastikan kebutuhan dan kesejahteraan Anggi terpenuhi setiap harinya. Keberhasilan ini membuktikan bahwa kolaborasi pengelolaan yang intensif dapat memberikan hasil nyata bagi pelestarian satwa ikonik Indonesia.
Mari kita berikan doa dan ucapan terbaik untuk Anggi di hari spesialnya ini. Semoga ia terus tumbuh kuat dan menjadi bagian dari masa depan kelestarian Badak Sumatera di alam liar.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia