News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Perangi Perburuan Liar: Tim Gabungan BTNWK Intensifkan Operasi Sapu Jerat

Merespons adanya temuan anak gajah yang menjadi korban jerat pada 24 Februari lalu, Plt. Kepala Balai TNWK, Hermawan, bergerak cepat dengan membentuk Tim Sapu Jerat. Pada 29 Februari 2024, tim lapangan diperintahkan untuk melakukan operasi penyisiran secara masif di titik-titik rawan dalam kawasan hutan. Instruksi tegas diberikan kepada seluruh jajaran untuk membersihkan hutan dari jerat dan mencari para pelaku pemasangan jerat tersebut.

Operasi ini dilakukan secara kolaboratif oleh Polisi Kehutanan (Polhut) TNWK bersama mitra strategis seperti YABI, WCS, dan ALeRT. Tim patroli menyisir area vegetasi yang rimbun untuk mencari kawat seling baja yang sering kali disembunyikan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Hasilnya, dalam beberapa hari saja, puluhan jerat berbahan seling baja berhasil ditemukan dan diamankan dari dalam kawasan.

Keberadaan jerat-jerat ini merupakan ancaman serius bagi kelestarian satwa lindung di Way Kambas. Dengan adanya operasi sapu jerat yang intensif, diharapkan tidak ada lagi satwa liar yang menjadi korban di masa mendatang. Pihak Balai TNWK berkomitmen untuk terus menjaga keamanan habitat agar Way Kambas tetap menjadi ruang hidup yang aman bagi kekayaan hayati Indonesia.

Selain penyisiran, tim juga melakukan edukasi kepada masyarakat di sekitar perbatasan taman nasional mengenai bahaya jerat bagi satwa dan sanksi hukumnya. Patroli ini akan terus ditingkatkan frekuensinya, terutama di jalur-jalur jelajah gajah dan satwa kunci lainnya. Mari kita dukung upaya para rimbawan dalam menjaga hutan kita tetap bebas dari ancaman jerat liar.