News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Mengenal Beruk: Primata Unik yang Terancam Punah di Taman Nasional Way Kambas
Semangat merayakan Hari Primata Indonesia yang jatuh pada tanggal 30 Januari lalu masih terasa hingga saat ini. Di tengah semarak tersebut, mari kita mengarahkan pandangan ke dalam rimbunnya hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) untuk melihat lebih dekat salah satu penghuninya yang sangat menarik, yaitu Beruk. Primata yang memiliki nama ilmiah Macaca nemestrina ini merupakan bagian penting dari keanekaragaman hayati yang kita miliki dan menjadi indikator kesehatan ekosistem hutan kita.

Beruk sering juga dikenal dengan sebutan kera ekor babi atau pig-tailed macaque karena karakteristik ekornya yang pendek dan melengkung menyerupai ekor babi. Satwa ini dikenal sebagai makhluk sosial yang hidup dalam kelompok-kelompok besar. Namun, menariknya, saat waktu mencari makan tiba, kelompok besar ini biasanya akan berpencar menjadi kelompok-kelompok kecil. Strategi ini mereka lakukan agar pencarian sumber makanan di dalam hutan menjadi lebih efektif dan merata bagi seluruh anggota kelompok.
Dibalik tingkah lakunya yang unik, terdapat kenyataan pahit yang harus kita hadapi bersama. Sejak Maret 2022, lembaga konservasi internasional IUCN telah memasukkan Beruk ke dalam daftar satwa dengan status Endangered (EN) atau Terancam Punah. Hal ini menjadi peringatan bagi kita semua bahwa keberadaan mereka di alam liar sedang tidak baik-baik saja. Tekanan terhadap habitat dan berbagai faktor lainnya membuat populasi primata ini kian menyusut, sehingga diperlukan upaya perlindungan yang lebih serius.
Melalui cuplikan video yang dibagikan oleh pihak Balai Taman Nasional Way Kambas, kita diajak untuk ikut peduli dan menjaga agar mereka tidak benar-benar punah dari muka bumi. Menjaga kelestarian habitat mereka di TNWK adalah tanggung jawab kolektif. Mari kita terus mendukung upaya konservasi ini agar generasi mendatang masih bisa melihat kegesitan Beruk di habitat aslinya, bukan hanya melalui rekaman video atau buku sejarah semata.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia