News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Sinergi Pelestarian Way Kambas: Dari Keamanan Hutan Hingga Pemberdayaan Masyarakat
Upaya menjaga kelestarian Taman Nasional Way Kambas (TNWK) memerlukan pendekatan yang komprehensif, mulai dari perlindungan kawasan hingga pemberdayaan masyarakat sekitar. Pada 26 September 2023, puluhan personel gabungan yang terdiri dari Polisi Kehutanan (Polhut) Balai TNWK, Polres Lampung Timur, Kodim 0429/Lamtim, dan anggota Rhino Protection Unit (RPU) melaksanakan pengamanan intensif di kawasan hutan TNWK. Langkah kolaboratif ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga kawasan dari berbagai kegiatan ilegal yang mengancam ekosistem.







Kegiatan pengamanan ini difokuskan untuk memitigasi gangguan seperti perburuan satwa liar, pemancingan ilegal, serta pengambilan hasil hutan tanpa izin. Tindakan-tindakan ilegal tersebut sering kali menjadi pemicu utama terjadinya kebakaran hutan di kawasan TNWK. Mengingat dalam beberapa hari terakhir telah terjadi beberapa kali insiden kebakaran di wilayah tersebut, patroli gabungan ini menjadi sangat krusial untuk memastikan keamanan habitat satwa dilindungi tetap terjaga dengan baik.
Selain aspek keamanan, Balai TNWK juga fokus pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui inovasi pertanian. Pada 20 September 2023, melalui Penyuluh Kehutanan yang bekerja sama dengan Aliansi Lestari Rimba Terpadu (ALeRT), telah dilaksanakan pelatihan pembuatan pakan ternak fermentasi bagi warga Desa Rantau Jaya Baru, Lampung Tengah. Program ini bertujuan memberikan pengetahuan praktis kepada peternak agar dapat mengelola pakan secara lebih efisien, baik dari segi waktu maupun tenaga. Dengan pakan fermentasi yang kaya akan protein dan gizi, ternak warga diharapkan menjadi lebih sehat sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap sumber daya di dalam hutan.
Di sisi ilmu pengetahuan dan riset, Balai TNWK juga melakukan terobosan dalam pemantauan satwa ikonik melalui teknologi e-DNA. Pada akhir Agustus hingga awal September 2023, Balai TNWK bersama Yayasan Badak Indonesia menggelar pelatihan pengambilan sampel Environmental DNA (e-DNA) dari air dan sedimen kubangan Badak Sumatera. Pelatihan yang diikuti oleh berbagai instansi seperti BBTNGL, BBTNBBS, dan FKL ini menghadirkan narasumber ahli di bidang kehutanan dan kedokteran hewan. Melalui metode ilmiah yang canggih ini, diharapkan upaya monitoring dan perlindungan populasi Badak Sumatera dapat dilakukan secara lebih akurat dan efektif demi masa depan spesies tersebut.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia