News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Pelepasliaran Satwa di Way Kambas: Memperkuat Konektivitas Wisata Alam dan Konservasi
Kabar gembira datang dari Resort Umbul Salam, Seksi Wilayah II Bungur. Sebagai upaya nyata dalam mendukung konektivitas antara Wisata Alam Taman Nasional Way Kambas (BTNWK) dengan Wisata Desa Penyangga, telah dilaksanakan kegiatan pelepasliaran satwa multispesies. Langkah ini menjadi momentum penting dalam memperingati Hari Konservasi Alam Nasional 2023 sekaligus menyemarakkan semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 41 ekor satwa telah dikembalikan ke habitat aslinya. Satwa-satwa tersebut terdiri dari 35 ekor primata, yang meliputi jenis monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dan Beruk (Macaca nemestrina). Selain primata, terdapat pula 6 ekor burung Elang dari jenis Elang Brontok dan Elang Bondol yang kini telah terbang bebas di langit Way Kambas. Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi erat antara Balai Taman Nasional Way Kambas, BKSDA Bengkulu, dan Jaringan Satwa Indonesia (JSI).
Satwa-satwa yang dilepasliarkan ini memiliki latar belakang yang beragam. Sebagian besar merupakan hasil penyerahan secara sukarela dari masyarakat yang mulai sadar akan pentingnya menjaga satwa liar di alam, serta sebagian lainnya berasal dari kegiatan penindakan hukum. Sebelum dilepasliarkan, seluruh satwa telah dipastikan dalam kondisi sehat dan memiliki sifat liar yang cukup untuk bertahan hidup di hutan, sehingga diharapkan mereka dapat berkembang biak dengan baik di habitat barunya.
Melalui aksi pelepasliaran ini, diharapkan ekosistem di wilayah Resort Umbul Salam tetap terjaga keseimbangannya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat luas mengenai pentingnya membiarkan satwa dilindungi hidup di alam liar daripada menjadikannya sebagai peliharaan. Dengan sinergi yang kuat antara pengelola taman nasional dan masyarakat desa penyangga, visi untuk menciptakan wisata alam yang selaras dengan upaya konservasi dapat terwujud secara berkelanjutan.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia