News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Peringatan Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan: Komitmen Menjaga Kelestarian Alam Way Kambas

Setiap tahunnya, tepat pada tanggal 17 Juni, dunia memperingati Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia. Peringatan ini bukanlah sekadar seremonial, melainkan sebuah momentum penting yang ditetapkan oleh Majelis Umum PBB melalui resolusi A/RES/49/115 sejak tahun 1994. Melalui peringatan ini, masyarakat global diingatkan kembali akan bahaya penurunan kualitas tanah atau degradasi lahan, baik yang bersifat sementara maupun permanen, yang dapat mengancam keberlangsungan ekosistem dan kehidupan manusia.

Di lingkup lokal, Taman Nasional Way Kambas (TNWK) turut menggaungkan semangat ini untuk meningkatkan kesadaran akan dampak buruk kerusakan lahan. Degradasi lahan dan kekeringan memiliki kaitan erat dengan kesehatan hutan sebagai habitat satwa liar. Salah satu bukti nyata tantangan di lapangan adalah ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) yang kerap terjadi di musim kemarau. Upaya pemadaman dan pencegahan KARHUTLA menjadi garda terdepan dalam menjaga agar lahan di kawasan konservasi tidak semakin terdegradasi.

Salah satu momen heroik dalam upaya menjaga ekosistem ini terekam saat tim di lapangan melakukan pemadaman KARHUTLA pada 9 Januari 2023 di kawasan Taman Nasional Way Kambas. Di tengah upaya memadamkan api, tim berhasil menyelamatkan seekor Elang Hitam (Ictinaetus malaiensis) yang terdampak oleh kondisi lingkungan yang memburuk. Penyelamatan satwa ini menjadi simbol betapa krusialnya menjaga kualitas lahan; sebab ketika lahan rusak atau terbakar, satwa-satwa dilindungi kehilangan tempat tinggal dan sumber kehidupan mereka.

Melalui peringatan Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan tahun 2023 ini, Balai TNWK mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para “Sobat Rimba” untuk melakukan langkah-langkah positif. Mempertahankan kualitas tanah dan mencegah kekeringan ekstrem dimulai dari tindakan nyata dalam menjaga kelestarian hutan. Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk menjaga alam, agar tanah yang kita pijak tetap subur dan menjadi rumah yang aman bagi keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya.