News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Peluang Riset Konservasi: Research Fellowship Program (RFP) 2023 Telah Dibuka!
Kabar gembira bagi para calon konservasionis muda di Indonesia! Sebelas Unit Pelaksana Teknis (UPT) KSDAE bekerja sama dengan Wildlife Conservation Society – Indonesia Program (WCS-IP) secara resmi membuka pendaftaran Research Fellowship Program (RFP) untuk periode 2023-2024. Program ini dirancang khusus sebagai skema dukungan riset dan peningkatan kapasitas bagi mahasiswa S1 tingkat akhir yang ingin menyusun skripsi dengan fokus pada konservasi keanekaragaman hayati di tanah air.







Mahasiswa yang terpilih nantinya akan mendapatkan berbagai manfaat yang sangat mendukung penyelesaian studi dan pengembangan karier profesional, antara lain:
Dukungan logistik dan teknis selama penelitian.
Pelatihan intensif dan program mentoring.
Kesempatan berjejaring dengan para ahli di KSDAE dan WCS-IP.
Bagi Anda yang tertarik, terdapat beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi, seperti berstatus mahasiswa S1 dari kampus di Indonesia, telah menyelesaikan magang atau KKN, serta memiliki minat yang kuat terhadap isu konservasi. Calon peserta diwajibkan memilih topik penelitian dari daftar yang telah disediakan oleh pihak penyelenggara.
Pilihan topik riset mencakup berbagai wilayah konservasi penting di Indonesia, mulai dari studi satwa kunci seperti Harimau Sumatra dan Gajah di TN Way Kambas dan TN Bukit Barisan Selatan, hingga konservasi laut di TN Karimunjawa dan TN Taka Bonerate. Terdapat pula topik khusus seperti studi kura-kura rote di NTT serta penelitian mengenai kearifan lokal di wilayah Maluku.
Segera daftarkan diri Anda karena batas akhir pendaftaran adalah 23 Juni 2023. Informasi lebih lanjut mengenai detail topik dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui tautan bit.ly/InfoRFP atau melalui kontak email resmi di [email protected]. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk berkontribusi nyata bagi kelestarian alam Indonesia!
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia