News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Pesona Unik di Lantai Hutan Way Kambas: Mengenal Jamur Tudung Pengantin yang Langka dan Menawan
Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kembali membagikan informasi menarik melalui rubrik mingguan #KaBur atau Kamis Burung. Kali ini, fokus utama tertuju pada salah satu penghuni hutan rawa yang keberadaannya kian terancam, yaitu Mentok Rimba (Asarcornis scutulata). Satwa ini bukan sekadar burung air biasa; ia adalah simbol kekayaan hayati yang saat ini berada di ambang kepunahan, sehingga memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.



Balai Taman Nasional Way Kambas tidak bergerak sendirian dalam misi penyelamatan ini. Melalui kolaborasi erat dengan mitra Aliansi Lestari Rimba Terpadu (ALeRT), berbagai upaya pelestarian telah dan sedang dijalankan secara intensif. Langkah-langkah strategis mulai dari pemantauan populasi di habitat alami hingga edukasi kepada masyarakat terus digalakkan. Kerja sama ini menjadi kunci utama untuk memastikan bahwa Mentok Rimba tetap memiliki tempat yang aman untuk berkembang biak di ekosistem aslinya.
Mentok Rimba dikenal sebagai burung air yang sangat pemalu dan lebih suka bersembunyi di dalam hutan rawa yang lebat. Hal inilah yang membuat mereka sangat rentan terhadap kerusakan habitat. Hilangnya area tutupan hutan dan pencemaran sumber air dapat berdampak fatal bagi kelangsungan hidup mereka. Oleh karena itu, menjaga keutuhan ekosistem di Taman Nasional Way Kambas adalah harga mati agar populasi Mentok Rimba tidak terus merosot.
Melalui unggahan ini, Taman Nasional Way Kambas mengajak seluruh masyarakat, terutama para pecinta alam dan “Sobat Way Kambas”, untuk lebih peduli dan mengenal lebih dekat satwa unik ini. Dukungan publik sangat berarti, mulai dari menyebarkan informasi positif hingga membantu menjaga kebersihan lingkungan sekitar kawasan konservasi. Mari kita bersama-sama memastikan bahwa generasi mendatang masih bisa melihat Mentok Rimba mengepakkan sayapnya di alam liar, bukan sekadar melalui foto atau catatan sejarah.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia