News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Memperingati Hari GIS Internasional: Teknologi Pemetaan untuk Masa Depan Konservasi

Hari Sistem Informasi Geografis atau GIS Day merupakan ajang tahunan yang merayakan teknologi sistem informasi geografis (GIS) di seluruh dunia. Tradisi ini pertama kali diinisiasi pada tahun 1999 oleh ESRI, sebuah perusahaan internasional yang bergerak di bidang sistem informasi geografis. Diperingati setiap tanggal 17 November, tujuan utama dari hari internasional ini adalah untuk menyemarakkan keilmuan geografi secara global serta memberikan apresiasi kepada para pengguna dan ahli yang bergelut di bidang ini.

Di era revolusi industri 4.0, peran teknologi modern seperti Artificial Intelligence (AI) dan GIS menjadi semakin krusial, terutama dalam bidang konservasi sumber daya hayati. Bagi kawasan seperti Taman Nasional Way Kambas, teknologi GIS membantu para rimbawan dan peneliti dalam melakukan berbagai hal penting, mulai dari analisis tutupan lahan, perencanaan jalur patroli, hingga pemetaan habitat satwa lindung. GIS bukan sekadar alat pemetaan, melainkan sistem yang membantu para pengambil kebijakan dalam membuat keputusan dasar yang lebih akurat dan terukur.

Melalui pemanfaatan GIS yang tepat, upaya eksplorasi dan mitigasi di lapangan dapat dilakukan dengan lebih efektif. Dengan mengusung tema “Enlighten and Nurture Your Community” pada tahun 2022, perayaan ini diharapkan dapat terus mendorong inovasi dalam menjaga kelestarian alam melalui data spasial yang presisi. Selamat Hari GIS Internasional; mari kita terus manfaatkan teknologi untuk menjaga bumi dan komunitas kita agar tetap lestari.