News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Jejak Keberhasilan Konservasi: Menilik Suaka Rhino Sumatera di Taman Nasional Way Kambas
Tahun 2012, 2016, dan 2022 akan selalu dikenang sebagai tahun-tahun bersejarah bagi Suaka Rhino Sumatera (SRS) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Momen-momen ini menjadi sangat emosional karena keberhasilan program pengembangbiakan semi in-situ yang ditandai dengan lahirnya anak-anak badak sumatera di kawasan tersebut. Keberhasilan ini membuktikan bahwa dedikasi tinggi dalam upaya konservasi dapat membuahkan hasil nyata bagi kelangsungan hidup spesies yang sangat terancam punah ini.


Suaka Rhino Sumatera sendiri dibangun di Zona Khusus TNWK dengan luas total mencapai 9.260 hektar. Di dalam kawasan ini, badak sumatera hidup dengan konsep pengelolaan semi in-situ dalam areal alami seluas 250 hektar. Untuk menjaga keberhasilan program, interaksi antara manusia dengan badak, termasuk oleh perawat satwa dan dokter hewan, dilakukan seminimal mungkin agar perilaku alami mereka tetap terjaga. Saat ini, SRS TNWK menjadi rumah bagi 8 ekor badak sumatera yang terdiri dari 3 ekor jantan dan 5 ekor betina.
Kelahiran terbaru pada tahun 2022 dari induk bernama Rosa menjadi catatan penting sebagai kelahiran ketiga di SRS TNWK, menyusul jejak Andatu yang lahir pada 2012 dan Delilah pada 2016. Setiap harinya, seluruh badak di fasilitas ini mendapatkan perawatan intensif dari dokter hewan dan perawat badak (keeper) yang memantau perilaku serta kesehatan fisik mereka secara saksama. Tujuan utama dari SRS TNWK adalah menjadi sarana pengembangbiakan yang mampu menghasilkan keturunan yang cukup untuk nantinya dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya.
Momentum kebahagiaan ini juga bertepatan dengan peringatan hari jadi deklarasi Taman Nasional Way Kambas yang ke-33, yang jatuh tepat pada tanggal 1 April. Perjalanan panjang sejak dideklarasikan pada tahun 1989 di Kaliurang, Yogyakarta, kini membuahkan hasil dengan semakin kuatnya komitmen pelestarian satwa kunci Indonesia. Semoga upaya konservasi ini terus berjalan lancar agar populasi badak sumatera dapat terus bertahan dan pulih kembali di masa depan.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia