News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Menggali Potensi Budidaya Lebah Klanceng: Kunjungan Edukasi KTH Binaan TNWK ke Prawita Garden

Pada hari Senin, 27 September 2021, sebuah langkah nyata dalam pengembangan ekonomi masyarakat sekitar kawasan konservasi dilakukan oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) binaan penyuluh Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Di bawah rimbunnya pohon anggur dan hembusan angin sepoi-sepoi di Prawita Garden, Desa Darmakradenan, Banyumas, para anggota KTH berkumpul untuk menimba ilmu mengenai budidaya lebah klanceng. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru bagi masyarakat dalam memanfaatkan hasil hutan bukan kayu secara berkelanjutan.

 

Dalam sesi edukasi yang intensif ini, para peserta dibekali dengan berbagai pengetahuan teknis yang sangat komprehensif, mulai dari pengenalan varian madu hingga praktik langsung di lapangan. Materi yang disampaikan mencakup manajemen pemasaran, pengemasan produk agar memiliki nilai jual tinggi, hingga teknik praktis seperti cara mencangkok sarang lebah dan membuat perangkap lebah dari botol bekas. Tidak hanya itu, para peserta juga diajarkan cara memanen madu yang benar serta mengolah propolis dan bipolen yang merupakan produk turunan bernilai tinggi dari lebah klanceng.

 

Kehadiran Tim Penyuluh dan KTH binaan TNWK disambut hangat oleh Teguh, selaku Founder Prawita Garden yang juga bertindak sebagai pemateri utama. Acara diawali dengan sambutan dan arahan dari Koordinator Penyuluh TNWK yang menekankan pentingnya inovasi dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Semangat kolaborasi sangat terasa sepanjang kegiatan, di mana para peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai tantangan serta peluang budidaya lebah di wilayah mereka masing-masing.

Melalui kunjungan belajar ini, diharapkan Kelompok Tani Hutan binaan TNWK dapat menerapkan ilmu yang telah didapat untuk mengembangkan usaha budidaya lebah klanceng secara mandiri. Langkah ini bukan hanya tentang meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga, tetapi juga merupakan upaya untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap sumber daya hutan di dalam kawasan nasional secara merusak. Dengan pemberdayaan yang tepat, kelestarian alam Taman Nasional Way Kambas dapat tetap terjaga seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.