News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru: Simulasi Protokol Kesehatan di Wisata Alam TN Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas (TNWK) terus mematangkan persiapan untuk menyambut kembali para wisatawan di tengah situasi pandemi. Pada hari Senin, 18 Januari 2021, Balai TNWK bersama Tim Satgas COVID-19 Lampung Timur mengambil langkah proaktif dengan menyelenggarakan kegiatan simulasi pembukaan kembali wisata alam. Langkah ini menjadi sangat krusial untuk memastikan bahwa keindahan alam Way Kambas nantinya dapat dinikmati kembali tanpa mengabaikan aspek keselamatan jiwa.

Kegiatan simulasi ini dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Timur dalam kapasitasnya sebagai Ketua Tim Satgas COVID-19 Lampung Timur. Tujuan utama dari agenda ini adalah untuk meninjau secara langsung kesiapan sarana, prasarana, serta alur pelayanan di TNWK dalam menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Uji coba ini mencakup seluruh rangkaian kunjungan, mulai dari kedatangan tamu hingga interaksi di kawasan wisata, guna mencegah potensi penyebaran virus korona.

Penerapan protokol kesehatan di TNWK memiliki keunikan tersendiri karena tidak hanya difokuskan untuk melindungi manusia (petugas dan pengunjung), tetapi juga untuk melindungi satwa yang ada di dalamnya. Sebagai kawasan konservasi, menjaga kesehatan satwa kunci dari risiko penularan virus menjadi prioritas yang sama tingginya dengan keselamatan manusia. Hal ini sejalan dengan komitmen pengelola untuk tetap menjalankan fungsi konservasi di samping fungsi edukasi dan rekreasi.

Melalui simulasi ini, Bupati Lampung Timur beserta seluruh jajaran Satgas memberikan masukan penting agar standar operasional prosedur yang ada benar-benar mampu memitigasi risiko di lapangan. Harapannya, hasil dari simulasi ini dapat menjadi dasar yang kuat untuk membuka kembali gerbang pariwisata Way Kambas secara bertahap. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan pengelola kawasan, ekonomi masyarakat di desa penyangga diharapkan dapat segera bangkit kembali melalui sektor wisata alam yang aman dan bertanggung jawab.