News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Aksi Nyata untuk Sang Cula: Restorasi Pakan Badak di Taman Nasional Way Kambas

Dalam rangka memperingati Hari Badak Dunia tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 22 September lalu, Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menyelenggarakan kegiatan konservasi yang sangat vital bagi keberlangsungan hidup satwa langka. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi luas antara Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Balai TNWK bersama berbagai mitra strategis seperti AlerT, KHS, Konsorsium Unila-AlerT, PKHS, PILI, RPU, SRS, WCS, dan YAPEKA. Tidak hanya dari lembaga resmi, elemen masyarakat seperti Forum Rembug Desa Penyangga, Komunitas Gowes, pemandu wisata TNWK, hingga Masyarakat Peduli Konservasi turut turun tangan langsung di lapangan.

 

Fokus utama dari aksi ini adalah penanaman pohon pakan badak yang berlokasi di Restorasi Bambangan Resort Margahayu, Seksi PTN Wilayah III Kuala Penet, TNWK. Sebanyak 300 batang pohon ditanam secara kolektif untuk memastikan ketersediaan sumber makanan alami bagi populasi badak di masa depan. Jenis pohon yang dipilih pun sangat spesifik sesuai dengan kebutuhan nutrisi badak, di antaranya adalah pohon Ara daun lebar, Medang, Laban, Pulai, Bendo, Kluwih, dan Ketapang.

 

Penanaman ini bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan bagian dari rangkaian panjang upaya restorasi ekosistem hutan yang terintegrasi. Dengan mengembalikan vegetasi asli yang menjadi sumber pakan utama, diharapkan habitat badak menjadi lebih layak dan mampu mendukung pertumbuhan populasi satwa yang kini statusnya sangat terancam punah tersebut. Keterlibatan masyarakat sekitar dalam kegiatan ini juga menunjukkan tumbuhnya kesadaran bersama bahwa menjaga kelestarian TNWK adalah tanggung jawab kolektif demi warisan alam Indonesia yang lebih baik.