News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Sinergi Hijau di Pesisir Timur: Aksi Penanaman 2000 Bibit Mangrove oleh Balai TNWK dan Mitra
Upaya pelestarian ekosistem tidak hanya berfokus pada hutan daratan, tetapi juga mencakup perlindungan wilayah pesisir yang menjadi benteng alami dari abrasi. Pada hari Sabtu, 22 Februari 2020, Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) melaksanakan aksi nyata lingkungan dengan menanam 2000 bibit mangrove di pesisir pantai timur Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk penghijauan pantai sekaligus sebagai langkah strategis dalam penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui ekosistem mangrove yang sehat.
Keberhasilan aksi penanaman ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang sangat solid. Berbagai institusi dan elemen masyarakat turut terjun langsung ke lapangan, mulai dari jajaran Polri, TNI, Pemerintah Daerah Lampung Timur, hingga tim dari SPTN III KP-TNWK. Kehadiran para mitra kerja seperti YABI, WCS, PKHS, dan ERU, serta partisipasi aktif dari para pelajar, menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir telah menjadi tanggung jawab kolektif berbagai pihak.
Mangrove memiliki peran krusial sebagai tempat pemijahan berbagai jenis biota laut dan pelindung garis pantai dari terjangan ombak besar. Dengan menanam ribuan bibit ini, diharapkan produktivitas laut di sekitar Desa Margasari dapat meningkat, yang nantinya akan berdampak positif pada kesejahteraan para nelayan dan warga setempat. Program “Polri Peduli Penghijauan Pantai dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir” ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat keamanan, pengelola taman nasional, dan masyarakat dapat menciptakan dampak ekologis yang luas.
Melalui kegiatan ini, Balai TNWK mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus peduli terhadap kelestarian ekosistem mangrove yang tersisa. Aksi menanam hari ini adalah investasi oksigen dan perlindungan alam untuk generasi mendatang. Mari kita jaga bersama bibit-bibit yang telah ditanam agar dapat tumbuh kokoh menjadi hutan mangrove yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi Bumi Ruwa Jurai.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia