News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Digitalisasi Desa Wisata: Pelatihan Pengelolaan Website Desa Braja Harjosari Bersama Balai TNWK

Pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci utama dalam mempromosikan potensi lokal di era digital saat ini. Pada tanggal 11 Desember 2019, Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) berkolaborasi dengan TFCA Sumatera dan Konsorsium Unila-AlerT menyelenggarakan kegiatan strategis berupa “Pelatihan Pengelolaan Website Desa Braja Harjosari”. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Braja Harjosari ini bertujuan untuk membekali perangkat desa dan pengelola wisata dengan keterampilan digital agar mampu memperkenalkan kekayaan desa mereka kepada khalayak yang lebih luas.

Desa Braja Harjosari merupakan salah satu desa wisata penyangga yang memiliki peran vital dalam mendukung keberlanjutan ekosistem di sekitar Taman Nasional Way Kambas. Melalui pelatihan ini, para peserta diajarkan cara mengelola konten website secara profesional, mulai dari penulisan artikel hingga pengunggahan dokumentasi potensi wisata minat khusus. Dengan memiliki platform digital yang dikelola secara mandiri, desa diharapkan dapat lebih kompetitif dalam menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin merasakan pengalaman ekowisata yang otentik.

Sinergi antara otoritas taman nasional, lembaga donor seperti TFCA Sumatera, dan akademisi dari Unila-AlerT menunjukkan komitmen bersama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di tapak kawasan. Pendampingan teknologi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pelatihan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat kreativitas warga dalam memproduksi konten-konten edukatif mengenai konservasi. Desa yang berdaya secara digital akan menjadi mitra yang lebih kuat bagi Balai TNWK dalam menjaga kelestarian hutan dan satwa kunci melalui jalur promosi wisata yang bertanggung jawab.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian desa melalui optimalisasi kanal informasi resmi. Dengan website yang aktif dan informatif, potensi kerajinan lokal, penginapan (homestay), dan paket wisata alam di Braja Harjosari dapat terintegrasi dengan baik. Mari kita terus dukung inisiatif digital di desa-desa penyangga agar keseimbangan antara perlindungan keanekaragaman hayati dan peningkatan kesejahteraan warga dapat tercapai demi masa depan konservasi di Lampung.