News & Blog
Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.
Pramuka as Earth Defenders: Memeriahkan GNPDAS Jakarta Pertikawan Festival 2019
Gerakan Pramuka kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam perlindungan lingkungan melalui perhelatan GNPDAS Jakarta Pertikawan Festival 2019. Mengusung tema inspiratif “Pramuka is Earth Defender”, acara ini menjadi wadah bagi ribuan anggota Pramuka untuk mengampanyekan pentingnya menjaga ekosistem bumi. Festival yang diselenggarakan di Silang Barat Monas ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) yang disinergikan dengan semangat kepanduan.


Acara yang berlangsung pada tanggal 24 November 2019 ini dimeriahkan oleh kehadiran 200 peraga dan lebih dari 2000 anggota Pramuka dari seluruh penjuru Indonesia. Berbagai atraksi menarik ditampilkan untuk mencuri perhatian publik, mulai dari Forestry Marching Band hingga Recycled Costume Green Campaign yang memamerkan kreativitas dalam mengolah limbah menjadi busana indah. Tak hanya itu, festival ini juga menghadirkan perwakilan dari berbagai ajang bergengsi seperti Putera-Puteri Kebudayaan Indonesia serta perwakilan duta lingkungan lainnya.
Salah satu aksi nyata yang dilakukan dalam festival ini adalah pembagian 2000 batang bibit tanaman dan buah-buahan secara gratis kepada masyarakat yang hadir. Aksi ini bertujuan untuk mengajak warga Jakarta dan sekitarnya agar lebih gemar menanam pohon demi mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan sehat. Melalui kegiatan “Merajut Nusantara dengan Menanam Pohon”, para Pramuka ingin memberikan pesan kuat bahwa langkah kecil seperti menanam satu pohon dapat memberikan dampak besar bagi keberlangsungan hidup di masa depan.
Kegiatan yang sejalan dengan semangat Scouts For SDGs ini juga menampilkan Pertikawan Satwa Endemik Khas Indonesia sebagai upaya edukasi mengenai kekayaan hayati nusantara. Dengan adanya kolaborasi antara berbagai instansi dan komunitas, diharapkan pesan-pesan konservasi dapat tersampaikan dengan lebih luas dan menyenangkan. Semangat para “Penjaga Bumi” ini diharapkan tidak berhenti setelah festival usai, melainkan terus tumbuh dalam aktivitas sehari-hari setiap anggota masyarakat.
Latest News
-
31 Mar 2026Mengenal Gajah Sumatera: Sang Raksasa Cerdas Penjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan -
28 Mar 2026Solusi Permanen Konflik Satwa: Soft Launching Pembangunan Pembatas di Taman Nasional Way Kambas -
28 Mar 2026Langkah Konkret Penyelamatan Gajah: Pembangunan Pembatas 138 KM di Way Kambas Dimulai -
27 Mar 2026Halalbihalal Pasca-Idulfitri di Way Kambas: Refleksi dan Solusi Konkret Akhiri Konflik Satwa-Manusia -
27 Mar 2026Harapan Baru dari Forum Rembuk: Pembangunan Pembatas 138 KM untuk Akhiri 43 Tahun Konflik Gajah-Manusia