News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Rangkul Tokoh Agama: Balai TNWK Gelar Semiloka Perlindungan Habitat Badak Sumatera di 6 Desa

Kabar penting bagi upaya kolaboratif pelestarian satwa paling langka di dunia! Dalam rangka memperkuat benteng perlindungan bagi Badak Sumatera, Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan strategis yang melibatkan elemen spiritual masyarakat. Pada Rabu, 24 Juli 2019, bertempat di Yestoya Hotel, Lampung Timur, digelar acara “Semiloka tentang Perlindungan Habitat Badak Sumatera dan Konservasi TNWK bersama Tokoh Agama”.

Kegiatan ini merupakan langkah inklusif untuk menyentuh akar rumput melalui peran sentral para tokoh agama di desa-desa penyangga. Sebanyak enam desa terlibat aktif dalam agenda ini, yaitu Desa Labuhan Ratu 7, Labuhan Ratu 9, Braja Yekti, Labuhan Ratu 6, Sukorahayu, dan Braja Luhur. Melalui keterlibatan para pemuka agama, diharapkan pesan-pesan konservasi dapat disampaikan melalui pendekatan moral dan nilai-nilai luhur keagamaan kepada seluruh jemaah dan warga sekitar kawasan.

Selain semiloka, rangkaian program ini juga mencakup kegiatan workshop dan kunjungan edukatif ke sekolah-sekolah di sekitar habitat badak. Pendekatan multi-aspek ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga kelestarian Badak Sumatera adalah tanggung jawab bersama lintas generasi dan profesi. Dengan pemahaman yang benar mengenai pentingnya menjaga keutuhan hutan, diharapkan masyarakat dapat menjadi mitra terdepan dalam mencegah aktivitas yang merusak ekosistem.

Mari kita dukung penuh inisiatif mulia ini demi memastikan Badak Sumatera tetap memiliki rumah yang aman dan nyaman di bumi Lampung. Sinergi antara pemerintah, mitra konservasi, dan tokoh masyarakat adalah kunci utama keberhasilan perlindungan satwa ikonik ini. Teruslah peduli dan mari kita suarakan semangat “Konservasi Milenial” untuk menjaga warisan alam nusantara agar tidak hanya menjadi cerita bagi anak cucu kita di masa depan.