News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Sosialisasi Program Hibah ASEAN Centre for Biodiversity: Langkah Nyata Pelestarian Alam di Desa Rantau Jaya Udik II

Balai Taman Nasional Way Kambas (BTNWK) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem dan keanekaragaman hayati melalui kolaborasi internasional. Baru-baru ini, sebuah langkah strategis dilakukan melalui agenda sosialisasi pelaksanaan proyek hibah Small Grant Programme dari ASEAN Centre for Biodiversity (ACB). Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Rantau Jaya Udik II, Lampung Timur, sebagai salah satu desa penyangga yang memiliki peran krusial dalam mendukung keberlanjutan kawasan taman nasional

Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari pihak pengelola taman nasional, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang tampak antusias mengikuti jalannya acara meski dalam suasana yang sederhana namun penuh keakraban. Fokus utama dari sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat mengenai mekanisme penyaluran hibah dan bagaimana program ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mendukung upaya konservasi. Dengan adanya dukungan dana hibah ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara perlindungan alam dan pemanfaatan potensi desa secara berkelanjutan.

Program Small Grant ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan sebuah instrumen untuk memberdayakan masyarakat agar menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan sekitar mereka. Dalam diskusi tersebut, ditekankan pentingnya keterlibatan aktif warga dalam setiap tahapan proyek, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Hal ini bertujuan agar dampak positif dari program keanekaragaman hayati ini dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat lokal, sehingga mereka merasa memiliki tanggung jawab lebih dalam memproteksi flora dan fauna yang ada di wilayah Way Kambas.

Melalui inisiatif kerja sama dengan ASEAN Centre for Biodiversity ini, BTNWK berharap dapat menciptakan model pengelolaan kawasan yang harmonis antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam. Langkah sosialisasi di Desa Rantau Jaya Udik II ini hanyalah awal dari rangkaian panjang upaya konservasi berbasis masyarakat. Pihak pengelola mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program-program serupa demi masa depan lingkungan yang lebih baik dan terjaganya warisan alam untuk generasi mendatang.