News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Cegah Penularan Penyakit: Balai TNWK Gelar Sosialisasi Surveilans Ternak di Desa Penyangga

Kabar penting bagi kesehatan ternak dan keamanan ekosistem di sekitar kawasan konservasi! Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) terus berkomitmen dalam menjaga keharmonisan antara kehidupan masyarakat desa penyangga dengan kelestarian satwa liar. Pada hari Selasa, 27 November 2018, telah resmi dimulai hari pertama kegiatan Sosialisasi Surveilans penyakit menular pada ternak. Langkah preventif ini sangat krusial untuk mendeteksi dini potensi penyakit yang dapat mengancam ekonomi warga maupun kesehatan satwa di dalam taman nasional.

Kegiatan sosialisasi yang edukatif ini dipusatkan di Desa Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur. Dalam pelaksanaannya, Balai TNWK membangun sinergi yang kuat dengan mitra strategis dari Yayasan Badak Indonesia (YABI). Kolaborasi ini menunjukkan bahwa perlindungan terhadap habitat satwa ikonik seperti badak sumatera juga harus dimulai dari pemastian bahwa lingkungan di sekitarnya, termasuk hewan ternak milik warga, dalam kondisi yang sehat dan bebas dari wabah menular.

Dukungan penuh terhadap program ini juga datang dari instansi teknis terkait, yakni Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lampung Timur serta Balai Veteriner Lampung. Melalui bimbingan para ahli medis hewan, masyarakat diberikan pemahaman mengenai gejala penyakit menular dan pentingnya melakukan pemantauan rutin terhadap hewan peliharaan mereka. Selain itu, ditekankan pula aturan mengenai pelarangan penggembalaan ternak di dalam kawasan hutan demi mencegah transmisi penyakit antara hewan domestik dan satwa liar.

Mari kita dukung gerakan #ternakbebaspenyakit ini sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keberlangsungan Way Kambas. Kesadaran masyarakat desa penyangga untuk aktif dalam kegiatan surveilans adalah kunci utama bagi kesuksesan konservasi jangka panjang. Teruslah menjadi peternak yang bijak dengan mengikuti protokol kesehatan hewan yang dianjurkan, karena ternak yang sehat adalah investasi bagi kesejahteraan keluarga sekaligus perlindungan bagi warisan alam nusantara.